Ini Cara Haji Robert Berbisnis untuk Kontribusi Kemanusiaan
Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau akrab disapa Haji Robert ternyata memiliki cara berbisnis untuk kontribusi kemanusiaan. Hingga akhirnya menjadi salah seorang pengusaha tambang terkemuka di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Jakarta - Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau akrab disapa Haji Robert ternyata memiliki cara berbisnis untuk kontribusi kemanusiaan. Hingga akhirnya menjadi salah seorang pengusaha tambang terkemuka di Indonesia.
Haji Robert pun dikenal sebagai sosok yang dermawan dengan banyak membantu masyarakat. Bahkan sempat dianggap sebagai pahlawan di Maluku Utara, tempat perusahaan tambangnya beroperasi.
Haji Robert ternyata merupakan pemilik Indotan Group. Pada Februari 2020 melalui PT Indotan Halmahera Bangkit, ia mengambil mayoritas saham PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) dari Newcrest Mining Ltd.
PT NHM sendiri dibentuk untuk mengelola tambang emas Gosowong yang berada di Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Setelah itu, Haji Robert sempat memborong saham di sektor batu bara, yaitu di PT Petrosea Tbk (PTRO) yang sahamnya sempat tercatat naik hingga 100% usai diakuisi olehnya. Namun, kepemilikan sahamnya dilepas ke beberapa perusahaan hingga sahamnya berubah menjadi 39,77 persen.
Di PT NHM saat ini Haji Robert bertindak sebagai Direktur Utama. Dia ditemani anaknya, Rafael Nitiyudo sebagai Direktur Operasi. Sederet nama di jajaran Komisaris NHM yakni Ilham Akbar Habibie selaku Komisaris, serta Laks. AL (Purn) Ade Supandi dan Jend. Pol. (Purn) Drs. Sutanto selaku Komisaris Independen. Haji Robert juga didampingi Indra Febrian selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan Dicky Syahbandinata selaku Direktur Keuangan.
Sementara ketika PTRO masih dikuasai, Haji Robert menjadi presiden komisaris, didampingi Ginandjar Kartasasmita sebagai wakil presiden komisaris, lalu Djauhar Maulidi dan Jend Pol. (Purn) Sutanto sebagai komisaris.
Selain itu, pria berdarah Indonesia-Australia itu pun tercatat pada akhir Februari 2023 memiliki saham di PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) sebesar 8,79%. OKAS sendiri merupakan emiten pertambangan milik Gita Wirjawan, mantan menteri perdagangan RI.
Haji Robert juga memiliki kedekatan dengan Low Tuck Kwong, salah satu orang terkaya di RI yang merupakan taipan batubara pemilik Bayan Resources (BYAN) setelah menjual satu satu asetnya.
Tambang emas yang dikelola PT NHM dikenal sebagai Tambang Emas Gosowong. Tambang ini sudah ditetapkan sebagai objek vital nasional di bidang energi dan sumber daya mineral berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia dan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
PT NHM pun meningkatkan cadangannya menjadi 1,4 juta sumber daya sebesar 2,3 juta ounces atau senilai Rp 70-80 triliun. Setelah akuisisi oleh IHB, diperkirakan umur Tambang Emas Gosowong bisa bertahan hingga 10 tahun ke depan.
Sejak mengambil alih mayoritas kepemilikan saham NHM di tahun 2020, PT Indotan Halmahera Bangkit yang berkomitmen dalam mengelola Tambang Emas Gosowong dengan memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja.
Selain itu, berkomitmen untuk produktivitas yang tinggi, kontribusi terhadap kesejahteraan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat, khususnya di sekitar lokasi kegiatan pertambangan NHM berada.
Setelah melakukan divestasi saham terhadap PT NHM, Haji Robert dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang berdampak besar terhadap sektor kesehatan hingga ekonomi dunia.
Di tengah tantangan tersebut, Haji Robert tidak meluputkan kewajibannya sebagai seorang manusia. Dia banyak membantu para pekerja hingga Masyarakat di Maluku Utara, khususnya di Halmahera Utara. Bantuan tersebut dimulai dari pemberian peralatan medis untuk RSU, tenaga kesehatan, serta bantuan dana bagi masyarakat yang mengalami penurunan daya beli.
Selain itu, Haji Robert dan PT NHM memberikan donasi vaksin senilai lebih dari Rp10 miliar, mesin RT-PCR, mobil PCR, ventilator, APD, tabung oksigen, sembako, vitamin C & D, serta penyewaan 20 hotel di Ternate dan Tobelo untuk fasilitas isolasi mandiri. Total dana yang disalurkan kala itu mencapai lebih dari Rp 300 Miliar Rupiah.
Haji Robert pun dianggap sebagai pahlawan bagi masyarakat di Maluku Utara. Hal ini dilontarkan oleh mantan gubernur, Abdul Ghani Kasuba alias AGK.
AGK menyampaikan hal tersebut dalam sidang pemeriksaan perkara kasus dugaan suap atasnya di PN Ternate, Rabu, 3 Juli 2024.
Kala itu, Haji Robert hadir sebagai saksi. AGK menyampaikan pujian pada Haji Robert, di samping di hadapan hakim dan seluruh hadirin sidang.
“Saya patut berterima kasih kepada Haji Robert, karena beliau begitu besar memberikan perhatian bagi masyarakat Maluku Utara," kata AGK.
"Perannya sangat penting saat membantu pemerintah saat penanganan Covid-19. Haji Robert juga banyak membangun masjid dan gereja di lingkar tambang,” ungkap AGK.
Diketahui sejak dipimpin Haji Romo, sapaan lain Robert, PT NHM semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat lingkar tambang Halmahera Utara (Halut) hingga melebar ke seluruh Provinsi Maluku Utara.
Ini menjadi wujud semangat “Menambang Dengan Hati” yang selalu digaungkan Haji Robert bersama PT NHM dalam setiap aktivitas operasional dan sosialnya.
Editor : Ahmad Sayuti

