Ini Catatan Polisi Selama Ops Patuh Lodaya 2024, Banyak Pelanggaran?

Pada sepekan digelarnya OPS Patuh Lodaya 2024, Polda Jabar mencatat pelanggaran yang terjadi, sebanyak.4.796 pelanggaran. Jumlah tersebut disebut turun 74 persen dibanding tahun 2023 sebanyak 18. 645 pelanggar.

Ini Catatan Polisi Selama Ops Patuh Lodaya 2024, Banyak Pelanggaran?
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast

INILAHKORAN, Bandung - Pada sepekan digelarnya Ops Patuh Lodaya 2024, Polda Jabar mencatat pelanggaran yang terjadi, sebanyak.4.796 pelanggaran. Jumlah tersebut disebut turun 74 persen dibanding tahun 2023 sebanyak 18. 645 pelanggar.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan pada OPS Patuh Lodaya ini, pihaknya menerapkan penindakan dengan cara ETLE dan tilang manual.

Untuk penindakan ETLE, polisi lakukan penindakan sebanyak 629 kali. Angka itu  turun 84 persen dibanding tahun 2023 sebanyak 3.884 kali.

"Sedangkan tilang manual  dilakukan penindakan sebanyak 388 kali. Dibanding tahun sebelumnya, pada 2023 tilang manual mengalami kenaikan sebanyak 100 persen," kata Jules, Minggu 21 Juli 2024.

Jules menerangkan, untuk penindakan dengan  teguran, pada tahun 2024 pihak kepolisian melakukan peneguran sebanyak 3.760 kali.

Dalam Ops Patuh Lodaya 2024 Dit Lantas Polda Jabar melaksanakan giat penerangan dan penyuluhan tahun 2024 sebanyak 23. 498 kali.

"Dengan demikian kegiatan preemtif tahun 2024 sebanyak 53.135, naik 52 persen dibanding tahun 2023 berjumlah 25.129 kali." ungkap Jules.

Untuk pengaturan lalu lintas tahun 2024 sebanyak 6.768 kali, naik 14% dibanding tahun 2023 yang berjumlah 5.938 kali dan penjagaan lantas tahun 2024 sebanyak 4.227 kali, naik 23% dibanding tahun 2023 sebanyak 3.449 kali.

Pengawalan lalu lintas tahun 2024 berjumlah 694 kali, naik 10% dibanding tahun 2023 berjumlah 631 kali dan patroli lantas tahun 2024 berjumlah 3.979 kali, naik 20% dibanding tahun 2023 berjumlah 3.328 kali.

"Jumlah kegiatan Preventif tahun 2024 sebanyak 15.668 kali, naik 17% dibanding tahun 2023 hanya 13. 346 kali," katanya.

Penurunan kejadian kecelakaan lalu lintas Pada pelaksanaan Ops Patuh tahun 2024 hingga hari kelima tahun 2024 terdapat 2 kejadian kecelakaan.

Sementara itu, pada tahun 2023 hanya tercatat 31 kejadian, turun sebanyak 94% kasus, sedangkan korban meninggal dunia tahun 2024 hanya 1 orang dibandingkan tahun 2023 sebanyak 17 orang, turun 94 persen.

Sedangkan  korban luka berat tahun 2024 hanya 1 orang, turun 50 persen dibandingkan tahun 2023 berjumlah 1 orang sedangkan korban luka ringan tahun 2024 berjumlah 1 orang, turun 97 persen dibanding tahun 2023 berjumlah 36 orang.

Jules mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk mendukung keberhasilan Operasi Patuh dengan mematuhi peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan dan keselamatan di jalan raya. 

"Kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan Ops Patuh Lodaya tahun 2024, masyarakat dapat lebih memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas. Sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalulintas sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan keselamatan di jalan raya," himbaunya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melihat pentingnya keselamatan di jalan raya sebagai bagian dari upaya kita untuk menjaga keselamatan diri dan orang-orang yang kita cintai," sambung dia. ***


Editor : Ahmad Sayuti