Ini Daftar Korban Tewas Bencana Bogor, Kebanyakan dari Sukajaya
Hingga saat ini, sudah 16 orang warga Kabupaten Bogor yang meninggal akibat bencana alam banjir dan longsor di pergantian tahun. Warga Kecamatan Sukajaya jadi korban paling banyak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor – Hingga saat ini, sudah 16 orang warga Kabupaten Bogor yang meninggal akibat bencana alam banjir dan longsor di pergantian tahun. Warga Kecamatan Sukajaya jadi korban paling banyak.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, dari 16 warga Kabupaten Tegar Beriman, 11 orang di antaranya adalah warga dari Kecamatan Sukajaya.
Wilayah Sukajaya sendiri termasuk yang paling parah dilanda bencana. Adapun bencana yang menewaskan banyak warganya itu adalah pergerakan tanah alias longsor.
Selain dari Sukajaya, ada pula dua orang warga Kecamatan Nanggung yang menjadi korban tewas akibat bencana. Di samping itu, masing-masing satu orang dari Kecamatan Jasinga, Bojonggede, dan Cibungbulan.
"Kalau kemarin Pemkab Bogor merilis ada 11 korban jiwa, hari ini bertambah lima jiwa. Tambahan korban jiwa ini dari Kecamatan Sukajaya," ucap Bupati Bogor Ade Yasin ketika ditemui wartawan di Posko Bencana Alam di Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Kamis (2/1/2020).
Ketua DPW PPP ini menuturkan ada 22 kecamatan dan puluhan desa lainnya yang ikut terdampak akibat bencana alam ini hingga cadangan pangan Pemkab Bogor habis untuk diberikan bantuan kepada para korban.
"Dari anggaran bantuan bencana alam sebesar Rp25 miliar itu sudah habis hingga saya sudah menandatangani keadaan darurat ini hingga nanti akan segera ada tambahan dana minimal untuk bantuan makanan, family kit dan lainnya," tuturnya.
Kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Ade juga meminta untuk segera memberikan bantuan beras untuk dibagikan kepada para korban bencana alam.
"Bantuan beras ini selain harus segera diberikan, saya juga meminta harus tepat sasaran," pinta Ade. (reza zurifwan)
Editor : Zulfirman

