Ini Dia Kunci Terbebas dari Gangguan Ular di Pemukiman Warga

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi maraknya isu teror ular kobra. Menjaga kebersihan lingkungan, menjadi salah satu kunci untuk mencegah masuknya ular dan binatang buas ke pemukiman warga.

Ini Dia  Kunci Terbebas dari Gangguan Ular di Pemukiman Warga
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kabupaten Bandung, Sutarno Yono. (Dani R Nugraha)

INILAH,Bandung- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi maraknya isu teror ular kobra. Menjaga kebersihan lingkungan, menjadi salah satu kunci untuk mencegah masuknya ular dan binatang buas ke pemukiman warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kabupaten Bandung, Sutarno Yono mengatakan, selama ini pihaknya juga terlibat aktif dalam penyelamatan atau evakuasi terhadap ular kobra dan juga jenis ular lainnya yang masuk ke pemukiman warga. Kata dia, sepanjang 2019 ini ada belasan kasus evakuasi yang dilaksanakan oleh petugasnya.

"Memang ada beberapa kasus ular kobra yang kami evakuasi dari pemukiman warga. Meski sebenarnya ini bukan tugas utama kami, namun ketika ada permintaan tentunya kami tidak boleh mengabaikannya. Yah kalau dihitung hitung sepanjang 2019 ini ada belasan kasus evakuasi ular yah," kata Yono, di Soreang Minggu (22/12/2019).

Dikatakan Yono, meski petugasnya tidak memiliki keahlian khusus untuk menangani reftil namun demikian tetap bisa melaksanakan tugasnya. Ditunjang dengan peralatan standar penangkap ular. Selain itu, kehati hatian, tenang dan waspada dalam penanganan hewan melata dan berbisa ini menjadi salah satu kuncinya.

"Insya Alloh petugas kami sigap dalam melaksanakan tugas. Selama bisa menangani dan mengevakuasi ular yang ditemukan di pemukiman warga," ujarnya. 

Yono melamjutkan, untuk meminalisir datangnya ular ke rumah atau pemukiman, menjaga kebersihan lingkungan menjadi suatu keniscayaan. Karena biasanya tikus sebagai mangsa dari ular tidak suka berada di tempat yang bersih. Sehingga ular sebagai predator dari tikus tidak akan datang.

"Menjaga kebersihan lingkungan itu sangat penting. Agar tidak ada tikus yah lingkungan sekitar dan di dalam rumah harus bersih, jangan banyak sampah dan tumpukan tumpukan barang  tidak terpakai yang bisa dijadikan tempat tikus bersarang," katanya. 

Selain menangani ular, lanjut Yono, pihaknya juga seringkali melayani permintaan warga untuk mengevakuasi sarang tawon. Hingga November 2019 ini, terdapat 215 evakuasi. Sedangkan pada 2018 lalu, permohonan warga untuk evakuasi sarang tawon sebanyak 109 kasus.

"Memang paling banyak permintaan warga untuk evakuasi sarang tawon. Petugas kami punya cara khusus untuk mengevakuasi sarang tawon dan hanya bisa dilakukan pada malam hari," katanya.

Yono melanjutkan, jika warga menemukan ular atau mendapat gangguan dan serangan tawon dilingkungan pemukimannya. Kata dia, jangan ragu untuk meminta bantuan pada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung. Tentunya petugas akan datang dengan sukarela dan tanpa dipungut biaya apapun. (rd dani r nugraha).


Editor : Bsafaat