Ini Kata Bojan Hodak Soal Hasil Imbang Lawan Bali United

Pelatih Persib, Bojan Hodak bicara soal hasil imbang lawan Bali United. Leg pertama babak semifinal Championship Series Liga 1 2023/2024 ini berakhir imbang 1-1 di laga yang digelar di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Selasa, 14 Mei 2024.

Ini Kata Bojan Hodak Soal Hasil Imbang Lawan Bali United

INILAHKORAN, Gianyar - Pelatih Persib, Bojan Hodak bicara soal hasil imbang lawan Bali United. Leg pertama babak semifinal Championship Series Liga 1 2023/2024 ini berakhir imbang 1-1 di laga yang digelar di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Selasa, 14 Mei 2024.

Bojan Hodak akui Persib gagal memanfaatkan hadiah penalti yang diberikan wasit setelah sepakan David da Silva sebagai eksekutor mampu ditepis Adilson Maringa.

“Dan kami melewatkan empat peluang yang benar-benar bagus. Penjaga gawang mereka menjadi man of the match,” ungkap Bojan Hodak usai pertandingan.

Namun, pelatih asal Kroasia ini merasa lega lantaran Persib tidak mengalami kekalahan meski sempat kebobolan lebih dulu dari Bali United melalui Jefferson Mateus de Assis Estácio di menit ke-82.

David da Silva yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti, berhasil membayar kegagalannya dengan mencetak gol penyama di menit ke-99 usai memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Ezra Walian. Sehingga laga berakhir 1-1. 

“Jadi ini hal yang positif. Dan soal hal lain, saya tidak bisa mengatakannya pada kalian karena saya tidak bisa mengomentari wasit,” tegasnya. 

Bojan Hodak merasa penguasaan bola tidak menjadi hal utama yang perlu dilakukan para pemainnya meski timnya unggul dibandingkan Bali United. Yang terpenting baginya, tim bisa menciptakan banyak peluang dengan melakukan tembakan ke arah gawang lawan.

“Penguasaan bola itu penting untuk anak-anak di bawah 12 tahun karena itu jadi latihan untuk melakukan operan dan mengarahkan bola pada target. Tapi di sepak bola profesional adalah yang penting bagaimana caranya untuk menang. Tidak ada yang lain,” bebernya. 

Namuan soal serangan balik, Bojan menganggap hal itu bagian dari permainan sepak bola. Sebab terdapat lima situasi dalam pertandingan.

“Ketika lawan menguasai bola, ketika tim sendiri menguasai bola, transisi bertahan, transisi menyerang dan set piece. Jadi tim harus bagus dalam lima situasi itu,” tuturnya.

Karena itu, Bojan merasa penguasaan bola tidak akan membahayakan lawan. Sebaliknya, umpan yang menusuk ke dalam akan membuat lawan semakin waspada.

“Ada satu perumpamaan dari seorang pelatih Cile mengenai penguasaan bola. Ini seperti duduk dengan seorang wanita di malam hari, membeli minuman untuknya, berbicara dengannya lalu ada laki-laki lain datang dan mengajaknya pergi. Jadi itu seperti melakukan penguasaan bola tapi tidak bisa mencetak gol,” jelasnya.

Setelah ini, kedua tim akan dipertemukan kembali di leg kedua. Pertandingan akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu, 18 Mei 2024.(Muhammad Ginanjar)***


Editor : JakaPermana