Ini Kata Marc Klok Soal Bonus Persib yang Dibocorkan Dedi Mulyadi
Kapten Persib Marc Klok angkat bicara soal bonus yang dibocorkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kapten Persib Marc Klok angkat bicara soal bonus yang dibocorkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Pasalnya, bonus yang diutarakan Dedi Mulyadi melalui media sosialnya itu menimbulkan polemik hingga munculnya spanduk "Shut Up KDM" saat Persib menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) lalu.
Banyak Bobotoh yang beranggapan bahwa bonus Rp1 miliar tiap laga tandang tersebut bermuatan politik lantaran berasal dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Namun, Bagi Klok bonus itu sangat bagus untuk tim. Menurutnya, pemberian bonus adalah salah satu apresiasi bagi Persib Bandung.
“Mereka apresiasi kita, apresiasi klub, apresiasi kota. Ini sangat penting hasil kita buat kota semuanya, buat klub,” ujar Klok di Stadion GBLA, Senin (27/4/2026).
Pemain bernomor punggung 23 di Persib Bandung ini menilai pemberian bonus itu merupakan hal yang biasa didapatkan timnya. Terutama jika berhasil memenangkan pertandingan.
“Saya tidak terlalu mengerti kenapa ada banyak pertanyaan buat itu karena setiap klub di Liga 1 punya itu,” tanya Klok.
Lantaran hal itu, Klok mengaku terheran-heran pemberian bonus menjadi permasalahan bagi timnya. Apalagi hingga membuat beberapa Bobotoh geram.
“Kalau kamu lihat siapa klub ada di Liga 1, ada itu (bonus). Itu hal biasa di dunia, bukan di Indonesia, di dunia. Itu normal,” tegasnya.
Bahkan, lanjutnya, pemberian bonus ini tidak akan mengganggu konsentrasi pemain dalam menghadapi setiap pertandingan.
“Kenapa (ganggu) konsentrasi? Itu jadi hal biasa di sepak bola. Ada hasil, ada apresiasi. Kalau tidak ada hasil, tidak ada apresiasi. Jadi buat kita, kita itu harus kasih hasil. Itu saja,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

