Marc Klok Blak-blakan, Jadwal Padat Bikin Persib Hadapi Tekanan Berat

Marc Klok mengakui Persib harus bekerja keras lolos ke ACL Two 2026/2027 dan menghadapi tantangan jadwal padat, perjalanan serta kelelahan pemain.

Marc Klok Blak-blakan, Jadwal Padat Bikin Persib Hadapi Tekanan Berat
Marc Klok mengakui Persib harus bekerja keras lolos ke ACL Two 2026/2027 dan menghadapi tantangan jadwal padat, perjalanan serta kelelahan pemain.

INILAHKORAN.ID-Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengakui timnya harus bekerja keras untuk memastikan tiket menuju fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027.

Persib bahkan harus menunggu hingga menit ke-89 untuk mencetak gol kemenangan saat menghadapi Manila Digger FC pada babak play off.

Maung Bandung akhirnya menang tipis 1-0 sekaligus memastikan tempat di fase grup ACL Two 2026/2027.

Klok memberikan apresiasi terhadap permainan yang ditunjukkan Manila Digger FC. Menurutnya, wakil Filipina tersebut memiliki pemain yang kuat dan cepat, terutama ketika melakukan serangan balik.

“Saya doakan yang terbaik untuk mereka. Mereka punya tim yang bagus. Tapi kami melakukan apa yang harus kami lakukan dan sedikit lebih sulit dari yang diperkirakan. Tapi kami berhasil lolos ke babak penyisihan grup dan itulah yang paling penting untuk Persib Bandung,” ujar Klok, Rabu (2/9/2026).

Marc Klok Ungkap Sisi Positif Persib

Gelandang Persib tersebut kemudian berbicara mengenai realita yang dihadapi tim sepanjang musim ini.

Menurut Klok, perjalanan Persib tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ada sisi positif yang bisa dibanggakan, tetapi juga tantangan besar yang harus dihadapi para pemain.

Salah satu hal positif yang dirasakan Klok adalah kesempatan Persib tampil di level kompetisi yang lebih tinggi.

Menurutnya, ajang tersebut menjadi panggung bagi Persib dan Indonesia untuk menunjukkan kualitas di hadapan publik yang lebih luas.

“Yang bagus itu adalah kita memiliki kesempatan untuk membawa Persib Bandung dan Indonesia ke peta yang lebih besar dan lebih global. Untuk membuktikan diri, membuktikan tim, kualitasnya, menjadi lebih baik, untuk belajar,” kata Klok.

Kesempatan bermain di kompetisi Asia, lanjut Klok, memberikan pengalaman penting bagi Persib untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus belajar menghadapi lawan-lawan dari negara lain.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Persib

Namun, di balik kesempatan tampil di level Asia, Klok juga mengakui terdapat sejumlah persoalan yang membuat perjalanan Persib musim ini terasa berat.

Padatnya jadwal pertandingan, perjalanan panjang, serta berbagai situasi yang harus dihadapi pemain menjadi tantangan tersendiri.

“Yang buruk adalah jadwal pertandingan, perjalanan, situasi. Itu sangat menyulitkan,” tuturnya.

Klok memahami Persib akan berusaha melakukan berbagai cara agar kondisi tim tetap optimal.

Meski demikian, sebagai pemain, ia merasakan langsung beratnya tuntutan ketika pertandingan datang silih berganti dalam waktu yang berdekatan.

“Saya tahu Persib akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya sebaik mungkin, tapi kenyataannya ini bakal sangat sulit bagi para pemain untuk mengatasi hal ini, mengatasi tekanan, mengatasi intensitas dan kelelahan,” katanya.

Marc Klok: Ini Tidak Akan Mudah

Menurut Klok, kondisi tersebut merupakan konsekuensi yang harus diterima setiap pemain profesional.

Tuntutan untuk tetap tampil maksimal tetap ada, meskipun para pemain harus menghadapi tekanan, intensitas pertandingan dan kelelahan akibat jadwal padat serta perjalanan panjang.

Klok menegaskan bahwa pemain tetap harus mampu menghadapi kondisi tersebut karena itu merupakan bagian dari pekerjaan sebagai pesepak bola profesional.

“Sebagai pemain, anda harus menghadapinya, itu pekerjaan anda. Namun saya hanya bertindak jujur, ini tidak akan mudah,” tegasnya.

Kini, setelah memastikan tiket ke fase grup ACL Two, Persib harus kembali menjaga kondisi pemain untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Bagi Klok, lolos ke fase grup menjadi pencapaian penting. Namun, tantangan sebenarnya adalah menjaga performa Persib tetap konsisten di tengah jadwal kompetisi yang padat.***


Editor : JakaPermana