Ini Kata Pendidik PicuPacu Kreativitas Indonesia Terkait Pameran "Marakayangan"
Sebanyak 300 gambar drawing terpampang dalam pameran Marakayangan di Galeri Pusat Kebudayaan (GPK), di Jalan Naripan, Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 300 gambar drawing terpampang dalam pameran "Marakayangan" di Galeri Pusat Kebudayaan (GPK), di Jalan Naripan, Bandung.
Para penikmat gambar drawing ini, melihat satu persatu gambar tersebut. Gambar yang dipajang adalah, gambar jurig-jurig (hantu-hantu) yang di gambar para pedrawing di Jalan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
Tentu gambar tersebut bukan hantu betulan, melainkan hanya hantu jadi-jadian.
Melihat hal tersebut, Pendidik PicuPacu Kreativitas Indonesia yang juga salah satu peserta dan pengunjung pameran tersebut Nurani Widaningsih mengatakan, dirinya merasa senang sekali bisa menjadi salah satu peserta sekaligus penikmat dari acara pameran "Marakayangan" yang diselenggarakan dalam acara Bulan Menggambar Nasional ini.
Baca Juga: Viral! Pesta Pernikahan Menyalakan Kembang Api, Pelaminan Pengantin Hampir Kebakaran
"Karena selain tema yang unik di acara ini, saya juga merasakan spirit positif untuk mau berkarya dan lebih percaya diri dalam berekspresi visual melalui gambar," ujar
Nurani Widaningsih, yang juga pernah mengikuti Een Sukaesih Awards 2017 ini, Senin 16 Mei 2022.
Menurut dia, adalah sebuah kebanggaan sebuah karya bisa dipamerkan di acara ini, bersama para seniman yang luar biasa di Bandung, apalagi pameran ini juga mengapresiasi karya semua level usia mulai dari karya anak TK sampai dewasa.
"Saya salah satu pendidik di PicuPacu Kreativitas Indonesia, sangat senang bisa menampilkan karya gambar ananda TK PicuPacu dengan tema unik "Marakayangan" yang ternyata menjadi kesenangan berekspresi tersendiri bagi anak usia dini, karena sosok 'jurig' menjadi tak menyeramkan lagi ketika mereka sudah berekspresi menuangkannya lewat bentuk gambar," paparnya.
Baca Juga: Doctor Strange Rajai Box Office Amerika, Kok Pendapatan Malah Turun?
Ketika menggambar mereka sambil berceloteh dan gembira, ada yang berkata, "hantu yang di gambar mau warna pink ah", " Hantu yang aku mau pake pita yang lucu, ah! " atau "pocong yang aku baik hati" dan aneka celoteh lainnya yang menyiratkan anak-anak menggambar tanpa beban.
Selain itu, objek Gedung Merdeka juga menjadi magnet tersendiri yang banyak digambar oleh para seniman dan peserta pameran lainnya, dengan berbagai keunikan metode dan media gambar.
Sungguh warna pameran yang sangat kaya, ketika saya mengapresiasi semua karya sebagai salah satu pengunjung pameran juga.
"Kekaguman terhadap talenta para seniman rasanya tidak bisa diungkapkan, karena karya mereka begitu luar biasa," ucapnya.
Baca Juga: Takziah Almarhum Sheikh Khalifa, Jokowi Bertemu Presiden Palestina di Abu Dhabi
Dia pun berterimakasih yang sangat besar juga dirinya ucapkan kepada semua panitia, seperti Kang Isa Perkasa, Kak Andi Yudha Asfandiyar sebagai ketua acara, dan teman-teman panitia lainnya yang sangat ramah, koperatif dan sangat totalitas mempersiapkan seluruh rangkaian acara ini.
"Sehingga saya dan teman-teman peserta atau pengunjung bisa ikut gembira memeriahkan pameran "Marakayangan" dalam rangka Mei Bulan Menggambar Nasional," imbuhnya.
Dia mrnambahkan, semoga di kesempatan mendatang akan ada acara pameran yang bisa memfasilitasi lagi semua kalangan usia, agar menggambar menjadi sebuah kebiasaan kreatif yang menyenangkan. *** (okky adiana)
Editor : inilahkoran

