Ini Kronologis Kecelakaan yang Menewaskan Duo emak-amak Pemotor di Lembang
Polisi ungkapkan kronologis kecelaan tunggal yang menewaskan dua ibu ibu pengendara sepeda motor di Lembang KBB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Nasib nahas menimpa dua orang pengendara motor yang tewas akibat kecelakaan tunggal di Kampung Gunung Putri RT 01 RW 10 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kedua korban kecelakaan diketahui bernama Dine Dwi Septiana (54), warga Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong, KBB. Sementara, korban kedua yakni penumpang, atas nama Titi Julaeha (53), warga Kelurahan Dungus Cariang Kecamatan Andir, Kota Bandung.
Kanit Lantas Polsek Lembang AKP Asep Ratman menjelaskan kedua perempuan paruh baya tersebut mengendarai motor Yamaha Aerox D-2950-UDU.
Baca Juga: Polisi Pulangkan TKW Sukabumi dari Arab Saudi Setelah Tak Mendapat Gaji Berbulan-bulan
"Mereka melaju dari arah Utara tepatnya, dari kawasan wisata Geger Bintang Matahari ke arah selatan, menuju jalan Raya Lembang," jelasnya.
Ia menyebut, tempat kecelakaan merupakan turunan tajam dan berbelok ke kiri. Akibat tak terkendali, pengendara justru meluncur lurus dan menabrak pohon besar.
"Mereka datang dari arah Utara menuju arah ke Selatan dengan kecepatan cukup tinggi. Saat melintas di tempat kejadian mendapati tikungan ke kiri, pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya sehingga lurus dan menabrak pohon di sebelah kanan," bebernya.
Lebih lanjut ia menuturkan, kecelakaan tunggal itu diduga disebabkan rem blong dan pengendara tak mengetahui kontur jalan.
Baca Juga: Belum Bersih dan Aman dari Kebakaran, Pasar Cisarua Belum Layak Juara
Akibatnya, sambung dia, pengendara dan penumpang mengalami luka cukup parah di bagian kepala sehingga meninggal dunia di TKP.
"Akibat kejadian tersebut pengendara dan Penumpang meninggal di tempat kejadian," terangnya.
Ia menerangkan, kontur jalan di lokasi memang rawan kecelakaan apalagi bagi warga yang belum biasa melewati jalur tersebut.
Pasca kejadian itu, tambah dia, pihaknya merekomendasikan dinas terkait untuk memasang rambu peringatan.
"Kondisi jalannya memang rawan kecelakaan. Jadi pengendara harus pelan. Kita juga sarankan untuk dipasang rambu peringatan," tandasnya. (Agus Satia Negara)
Editor : inilahkoran

