Ini Rahasia Madura United Taklukkan Persib

Pelatih Madura United, Rasiman mengucapkan rasa syukur lantaran para pemainnya berhasil mengalahkan Persib Bandung. Digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019), Laskar Sape Kerrab menang dengan skor 2-1. 

Ini Rahasia Madura United Taklukkan Persib
Pesepak bola Madura United (MU) Markho Sandi (kiri) berusaha melewati pesepak bola Persib Bandung Esteban Viscarra (kanan) dalam laga Shopee Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019). (Antara Foto)

INILAH, Madura - Pelatih Madura United, Rasiman mengucapkan rasa syukur lantaran para pemainnya berhasil mengalahkan Persib Bandung. Digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019), Laskar Sape Kerrab menang dengan skor 2-1. 

Menurutnya, tidak mudah mengalahkan Persib. Apalagi tim berjulukan Maung Bandung itu mengalami perubahan di tiga pemain asingnya. Semula Bojan Malisic, Rene Mihelic, Artur Gevorkyan, kini diperkuat Nick Kuipers, Omid Nazari dan Kevin van Kippersluis.

"Melihat dengan tiga pemain baru dalam beberapa pertandingan terakhir, Persib lebih pragmatis. Banyak direct dan longball, termasuk counter attack dengan mengandalkan pemain cepat seperti Febri," kata Rasiman usai pertandingan.

Terbukti, Persib berhasil mencetak gol cepat melalui Febri Hariyadi tepat saat pertandingan baru berjalan tiga menit.

"Di preskon kemarin, saya sudah katakan bila kami harus bisa seminimalisir menghindari kesalahan sendiri. Dan kami membuat kesalahan itu pada awal pertandingan yang bisa dimanfaatkan Persib untuk mencetak gol di menit awal," tuturnya.

Namun Rasiman lega para pemainnya masih bisa mengontrol meski sudah ketertinggalan skor. Akhirnya, gol balasan terjadi di menit ke-26 melalui kesalahan Nick Kuipers yang salah mengantisipasi arah bola tendangan bebas Syahrian Abimanyu.

"Sebenarnya, saat posisi 0-1, pemain mengalami down. Tetapi anak-anak tetap percaya dengan filosofi permainan kita. Mereka tetap bisa mengatur permainan dengan baik. Kami bermain dengan menempatkan bola di belakang bek lawan sehingga konstan kami bisa membuat pertahanan Persib goyah, dan konsekuensinya adalah tendangan bebas," jelasnya. 

Rasiman juga puas dengan kinerja para pemainnya yang mampu menjalankan duel man to men. Sebab dari hasil analisanya aliran bola Persib dari mulai Omid Nazari, Esteban Vizcarra, Febri Hariyadi dan Ezechiel N'Douassel. 

"Saya sudah analisis permainan mereka, bagaimana mereka melakukan direct football kepada pemain ini. Jadi, saya berusaha stop alur bola ke Febri melalui Alfath. Kemudian Marcko ke Vizcarra. Dan Jaime yang kita tahu sudah sering duel dengan N'Douassel. Secara keseluruhan saya puas dengan hasil ini," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Bsafaat