Ini Target Jabar untuk Kawasan Rebana

Mimpi besar tengah dirajut, dalam mengembangkan Kawasan Metropolitan Rebana (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan dan Sumedang). 

Ini Target Jabar untuk Kawasan Rebana
Mimpi besar tengah dirajut, dalam mengembangkan Kawasan Metropolitan Rebana (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan dan Sumedang). /istimewa

INILAHKORAN, Bandung - Mimpi besar tengah dirajut, dalam mengembangkan Kawasan Metropolitan Rebana (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan dan Sumedang). 

Kepala Badan Pengelola Kawasan Metropolitan Rebana Bernadus Djonoputro mengatakan, Kawasan Metropolitan Rebana ditargetkan sebagai "game changer". Upaya pemerintah dalam mengarahkan pengembangan wilayah perkotaan Indonesia.

"Bagaimana pemerintah mengarahkan pengembangan wilayah perkotaan Indonesia, agar membangun secara terencana (by design) bukan keterlanjuran," ujar Bernardus baru-baru ini.

Baca Juga : Bey Mahcmudin Sebut HR Nuriana sebagai Contoh Pemimpin Tanpa Sekat Sejati

Bernardus melanjutkan, Kawasan Metropolitan Rebana sebagai kutub pertumbuhan Jawa Barat mulai menggeliat sebagai wajah baru. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui organ Badan Pengelola Kawasan Rebana mengawal pembangunan koridor ekonomi ini, dengan mengembangkan industri masa depan dan memastikan perkotaan baru layak huni tumbuh secara terencana.

"Akan dibangun 13 kota baru berbasis industri, dengan total deliniasi inventori tanah seluas 45 ribu hektar." ucapnya. 

Saat ini, 40 persen lebih Proyek Strategis Nasional dari Rp 235 triliun, sudah rampung di tujuh daerah, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan dan Sumedang. 

Baca Juga : Mantan Gubernur Jabar HR Nuriana Tutup Usia

Diantaranya, infrastruktur Bandara Internasional terbesar kedua di Indonesia yaitu Bandara Kertajati, jalan tol Cisumdawu, Pelabuhan Samudera Patimban, empat bendungan besar untuk penyediaan air dan juga fasilitas pendidikan kampus ITB Cirebon.

Halaman :


Editor : JakaPermana