Inilah 3 Bekal Penting Menyambut Bulan Ramadhan
APA yang sudah kita persiapkan menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Ibadah biasa-biasa saja? Atau malah sibuk memikirkan menu-menu berbuka puasa?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
APA yang sudah kita persiapkan menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Ibadah biasa-biasa saja? Atau malah sibuk memikirkan menu-menu berbuka Puasa?
Dalam artikelnya di rumaysho.com, Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal merangkum 3 bekal penting menyambut bulan Ramadhan berdasarkan nasihat-nasihat para ulama. Apa saja?
Bekal Ilmu
‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,
“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.” (Al Amru bil Ma’ruf, hal. 15).
Mulailah memahami hukum-hukum Puasa. Apa saja yang merusak pahala Puasa, serta apa amalan-amalan yang melipatgandakan pahala itu sendiri.
Perbanyak Taubat
Anjuran memperbanyak permohonan ampun kepada Allah Ta'ala kerap disampaikan para ulama. Apalagi, kita memang akan berusaha melebur dosa di bulan penuh ampunan nanti.
Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Menghindari dosa untuk saat ini. Menyesali dosa yang telah lalu. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya/ mengembalikannya.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14:61
Di antara do’a untuk meminta segala ampunan dari Allah adalah do’a berikut ini:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى
“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii”
(Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan) (HR. Bukhari no. 6398 dan Muslim no. 2719).
Minta Kemudahan kepada Allah
Meminta kemudahan kepada Allah Ta'ala jadi anjuran selanjutnya menyambut bulan Ramadan. Mintalah agar kita dipermudah segala urusan duniawi agar tak mengganggu ibadah kita. Mintalah kemudahan agar kita bisa fokus menjalani ibadah di bulan yang jadi momentum panen pahala itu.
Do’a yang bisa kita panjatkan untuk memohon kemudahan dari Allah adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”
[Artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah]. (Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3:255. Dikeluarkan pula oleh Ibnu Abi ‘Umar, Ibnus Suni dalam ‘Amal Yaum wal Lailah).
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ
“Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot.”
(Ya Allah, aku memohon pada-Mu agar mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran). (HR. Tirmidzi no. 3233, shahih menurut Syaikh Al Albani).
Sumber https://rumaysho.com/1875-3-bekal-menyambut-ramadhan.html
Editor : Bsafaat

