Inilah Alasan Jawa Barat Menjadi Surga Bagi Para Investor
Koordinator Bidang Pengendalian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Diding Abidin mengataka
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Koordinator Bidang Pengendalian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat Diding Abidin mengatakan, ada beberapa indikator yang menjadikan Jabar adalah surga bagi investor.
Pertama, iklim investasi Jabar yang cenderung kondusif sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi investor. Kedua kata dia, sokongan infrastruktur yang memadai turut menjadi pertimbangan. Selain tentu saja produktivitas tenaga kerja Jabar yang andal, ikut memberikan dampak positif.
“Ada beberapa hal yang menjadi daya tarik investasi Jabar, pertama iklim investasi kondusif, infrastruktur dasar yang memadai. Lalu produktivitas kita yang baik. Beberapa perusahaan yang pernah di Jabar hengkang tapi kembali lagi, karena alasananya setelah melihat produk hasilnya bagus,” ujarnya kepada INILAHKORAN, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Anggota MPR RI Ini Sosialisasi Empat Pilar di Pasar Kebon Kembang Bogor, Begini Tujuannya
“Kita juga punya pangsa pasar yang besar. Berdasarkan hasil sensus pada 2021, jumlah penduduk kita hampir 49 juta jiwa. Tentu ini menjadi pangsa pasar menarik untuk investor. Dukungan ini menjadi pertimbangan banyak investor baik asing maupun lokal, tertarik berinvestasi di Jawa Barat,” sambungnya.
Kemudian kata Diding, supply chain yang pendek dengan pusat ibukota juga menjadi alasan investor tertarik ke Jawa Barat. Meski diakuinya, di 2024 nanti akan ada persaingan iklim investasi yang cukup pelik karena pusat ibukota akan dipindahkan ke Kalimantan Timur, di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
“Supply chain yang pendek, karena ibukota negara bertetangga sama kita. Menjadikan investor asing lebih tertarik. Walaupun ada kebijakan pusat yang mengarahkan investasi ke Indonesia Bagian Timur, tetapi kita siap bersaing. Mungkin Kaltim yang menjadi calon IKN akan menjadi pesaing kita. Tetapi kita tidak khawatir, karena kita didukung pelayanan investasi yang baik, mulai dari DPMPTSP Jabar, OPD lain juga kabupaten dan kota. Memaksimalkan promosi dalam menarik minat investor melalui pelayanan, kemudian mengawal realisasi investasi adalah bagian cara yang kita lakukan untuk mempertahankan investor di kita,” ucapnya.
Baca Juga: Sekda Jabar Dorong Camat Menjadi Garda Terdepan Pelayanan Publik
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, berdasarkan hasil survey dari investor. Infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dalam produktivitas, adalah alasan kukuhnya Jabar sebagai pilihan utama investasi pelaku usaha.
“Selama lima tahun berturut-turut investor selalu pilih Jawa Barat untuk berinvestasi. Itu karena infrastruktur yang lebih cepat karena kita ada tol, Pelabuhan Patimban dan SDM Jabar produktivitasnya nomor satu. Selain tentu saja pelayanan investasi yang responsif. Itu survey dari investor mengenai Jabar,” terangnya belum lama ini. (Yuliantono)***
Editor : inilahkoran

