Inilah Dua Misi Partai Demokrat di Pemilu 2024
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron menuturkan, ada dua misi yang diusung pihaknya dalam kontestasi Pemilu 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron menuturkan, ada dua misi yang diusung pihaknya dalam kontestasi Pemilu 2024.
Herman mengatakan, misi pertama pada Pemilu 2024 mendatang yakni bagaimana Partai Demokrat memenangkan capres-cawapres yang diusung, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024, serta kembali mendongkrak kursi di Pileg, baik secara nasional maupun khususnya Jawa Barat.
Tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Barat yang lebih dari 50 persen, tentunya menjadi nilai plus tersendiri tidak hanya bagi Partai Demokrat maupun anggota koalisi lainnya, guna mengunci kemenangan pada Pemilu 2024.
"Yaitu menang Pilpres dan Pileg, maka harus ada strategi. Bagaimana menyatukan satu tujuan ini menjadi satu langkah. Sehingga dilakukan pembekalan. Tidak ada jalan yang lunak, mudah untuk mencapai kemenangan. Berjuang saja, sisi lain Pileg 15 kursi. Sisi lain kami punya misi untuk memenangkan Pak Prabowo supaya Demokrat ke depan berada di pemerintahan dan bisa memberikan kontribusi lebih besar lagi kepada rakyat," ujarnya di Kota Bandung, Minggu 3 Desember 2023.
Apalagi sambung Herman, kebijakan yang dilakukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama periode 2004-2014 dan kemudian dilanjutkan Presiden Joko Widodo pada 2014-2024 sudah sejalan dan harus dilanjutkan oleh pasangan Prabowo-Gibran guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Seperti halnya waktu kami berada dalam pemerintahan dipimpin Pak Susilo Bambang Yudhoyono selama 10 tahun, program kerakyatan, infrastruktur, peningkatan pendidikan, menurunkan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, bantuan langsung tunai. Itu lahir di era Pak SBY, oleh karenanya ketika dilanjutkan program ini oleh Pak Jokowi tentu juga harus menemukan keefektifan dan juga bagaimana membangun jembatan terharap tujuan negara kita untuk bisa mencapai Indonesia 2045," ucapnya.
Maka dari itu, demi merealisasikan tujuan tersebut Partai Demokrat telah menyiapkan beragam langkah. Terutama di Jawa Barat, salah satunya turun langsungnya Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), demi mendongkrak elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran.
Selain tentunya juga untuk menggenjot elektabilitas Demokrat di Jawa Barat, dengan harapan mampu mendulang kursi sesuai target 15 persen atau 15 kursi di DPRD tingkat provinsi.
"Ini yang dirumuskan, strategi, cara dan sebagainya tentu itu nanti akan menjadi konsumsi kami di internal. Saya kira banyak tokoh lain didalamnya, tentu memberikan penguatan dan kalau melihat tren. Kalau Pilpres naik terus Pak Prabowo, Gibran. Ini harapannya Demokrat juga ikut naik. Oleh karenanya kita harus bisa menyatukan hati dan pikiran rakyat bagaimana Pak Prabowo bagian dari Demokrat. Demokrat bagian dari Pak Prabowo. Ini yang sebetulnya bisa kita lakukan dengan berbagai strategi dan cara," tutupnya.*** (yuliantono)
Editor : Doni Ramdhani

