Innalillahi, Jasad Korban Kebakaran Toko Material Cianjur Ditemukan di Musala, Kemungkinan Sedang Salat
Jasad korban kebakaran toko material di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil dievakuasi. Dua dari tiga jasad itu ditemukan di ruang musala.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, cianjur – Jasad korban kebakaran toko material di Kabupaten cianjur, Jawa Barat, berhasil dievakuasi. Dua dari tiga jasad itu ditemukan di ruang musala.
Evakuasi terhadap tiga korban kebakaran toko material di Kabupaten cianjur itu dilakukan Rabu 17 Januari 2024. Evakuasi memakan waktu selama sekitar 12 jam.
Dua dari tiga jasad tersebut ditemukan pada Rabu dinihari. Sedangkan jasad ketiga baru ditemukan siang hari.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran Kabupaten cianjur Tedi Artiawan, mengatakan petugas penyelamat yang meliputi personel pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Palang Merah Indonesia menemukan jasad dua korban kebakaran di lantai bawah bangunan toko, salah satunya perempuan.
“Jasad kedua orang tersebut ditemukan Rabu dini hari, langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Sayang cianjur,” katanya.
“Sedangkan jasad korban ketiga ditemukan Rabu pagi, beberapa meter dari pintu masuk toko,” ia menambahkan.
Tedi menyampaikan bahwa jasad dua korban kebakaran ditemukan di ruangan yang difungsikan sebagai musala setelah petugas membobol tembok belakang toko yang tersambung ke gudang material.
“Korban pertama dan kedua ditemukan di lokasi musala, seperti keterangan saksi yang sempat melihat korban terakhir, dan diketahui korban perempuan sedang melaksanakan salat ashar,” katanya.
“Jenazah masih dalam proses identifikasi dan segera diserahkan ke keluarga,” kata dia.
Upaya pencarian korban kebakaran toko material di bagian wilayah cianjur berlangsung selama sekitar 12 jam sejak Selasa (16/1).
Hingga Rabu sekitar pukul 12.30 WIB upaya penanggulangan kebakaran masih berlangsung.
“Menjelang dini hari api sempat padam, namun Rabu pagi api kembali membesar karena material di dalam toko seperti tiner, cat, dan spiritus masih mengeluarkan api sehingga dua unit mobil pemadam kembali diturunkan untuk melakukan pendinginan,” kata Tedi. (*)
Editor : Zulfirman


