Instagram Kecamatan Cisewu Diserbu Warganet, Imbas Video Dugaan Intimidasi Warga Viral
Akun Instagram resmi Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut (@kecamatan_cisewu) ramai diserbu komentar warganet
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Akun Instagram resmi Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut (@kecamatan_cisewu) ramai diserbu komentar warganet menyusul viralnya video dugaan intimidasi terhadap warga yang mengkritik pembangunan desa dan pengelolaan dana desa.
Kolom komentar unggahan akun tersebut dipenuhi berbagai respons publik, mulai dari kekecewaan, kemarahan, hingga desakan agar aparat melakukan audit dan penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Pantauan Inilah Koran, Minggu (4/1), ratusan komentar masuk dalam waktu singkat. Banyak warganet menilai kasus tersebut mencoreng nama baik Cisewu yang selama ini dikenal sebagai wilayah pedesaan dengan potensi alam dan pertanian.
Warganet Desak Penegakan Hukum
Sejumlah komentar menuntut agar proses hukum berjalan transparan. Salah satu warganet menuliskan bahwa kepuasan publik baru akan tercapai jika aparat benar-benar menindak pihak yang diduga terlibat.
“Belum akan merasa puas sebelum ada penangkapan,” tulis salah satu akun, disertai emotikon api yang menandakan kemarahan.
Komentar lain mempertanyakan lokasi kejadian dalam video yang viral tersebut. “Ini sebenarnya desa mana yang videonya sedang viral?” tulis akun lain, menunjukkan masih adanya kebingungan publik soal detail kasus.
Sorotan Soal Ketimpangan Desa dan Kota
Tak sedikit pula warganet yang membandingkan kondisi desa dengan kota. Salah satu komentar bernada sindiran menyebutkan bahwa warga desa yang hidup dengan keterbatasan justru dinilai arogan, sementara fasilitas kota jauh lebih lengkap.
“Di desa hidup sederhana dibilang arogan, padahal di kota ada mal, bioskop, sinyal bagus, kendaraan listrik, SPBU, dan berbagai fasilitas lain,” tulis seorang pengguna Instagram.
Nama Baik Cisewu Ikut Terseret
Kekecewaan juga disampaikan warganet yang mengaku prihatin karena nama Cisewu ikut terseret akibat ulah oknum.
“Cisewu jadi viral bukan karena prestasi, tapi karena ulah oknum. Lebih baik yang bersangkutan mundur agar nama baik Cisewu tidak terus tercoreng,” tulis komentar lain dengan nada tegas.
Selain itu, muncul pula seruan agar fokus utama diarahkan pada audit dana desa, bukan justru intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kritik.
“Yang harus dilakukan itu audit dana desa, bukan intimidasi warga,” tulis warganet lainnya.
Desakan Audit dan Transparansi
Mayoritas komentar warganet menekankan pentingnya transparansi pengelolaan anggaran desa serta perlindungan terhadap hak warga untuk menyampaikan pendapat.
Serbuan komentar ini menambah tekanan publik agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan audit, klarifikasi terbuka, dan memastikan tidak ada lagi tindakan intimidatif terhadap masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kecamatan Cisewu terkait ramainya komentar warganet di akun Instagram tersebut. Publik kini menanti tindak lanjut nyata agar polemik ini tidak berlarut dan kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan.
Editor : Firda Rachmawati

