Internasional Tiger Day, TSI Bogor Berikan Promo Khusus ke Pengunjungnya
Taman Safari Indinesia (TSI) Bogor memperingati hari internasional tiger day yang berlangsung Sabtu, 27 Juli dan dirayakan selama dua hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bogor-taman safari Indinesia (TSI) bogor memperingati hari internasional tiger day yang berlangsung Sabtu, 27 Juli dan dirayakan selama dua hari.
"Di hari jadi internasional tiger day, TSI bogor memberikan promosi kepada pengujungnya, khususnya di food and beverage, dimana TSi bogor menawarkan beberapa makanan dan minuman dengan nuansa tiger atau harimau," kata General Manager taman safari Indonesia (TSI) bogor, Emeraldo Parengkuan kepada wartawan, Sabtu, 27 Juli 2023.
Emeraldo Parengkuan menuturkan, di internasional tiger day, TSI bogor menyiapkan para pelukis bermotif tiger atau harimau.
"Cat lukisnya aman untuk kulit, termasuk untuk anak-anak," tutur Emeraldo Parengkuan.
Ia menjelaskan bahwa tiger yang ada di TSI bogor ini ada dua jenis, yaitu tiger atau harimau benggala dari India dan harimau Sumatra, Indonesia.
:Untuk tiger atau harimau Sumatera yang ada di hutan atau sesuai populasinya, menurut laporan kurang dari 200 ekor," jelasnya.
Emeraldo menambahkan bahwa harimau Sumatera kini hanya ditemukan di Pulau Sumatra, dulu masih ada di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
"Tapi di Pulau Jawa dan Pulau Bali sudah punah, TSI bogor pun membantu program pemerintah untuk melestarikan tiger atau harimau Sumatra," tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa TSI bogor sejak 10 tahun lalu memiliki program pelestarian khusus harimau Sumatra Tmyaitu dengan menyimpan spermanya dengan teknologi canggih.
"Jadi spermanya itu bisa bertahan selama 10 tahun, nanti dibuahkan pada rahim harimau Sumatera betina dan program khusus ini sudah pernah berhasil," jelas Emeraldo.
Ia melanjutkan bahwa TSI bogor sudah pernah melepasliarkan harimau-harimau hasil pelestarian ke hutan-hutan yang ada di Pulau. Sumatera,
"Jumlah harimau Sumatera yang dilepasliarkan ke hutan ada 8 atau 9 ekor, untuk pemantauan, kami memberikan teknologi GPS," lanjutnya. (Reza Zurifwan)
Editor : JakaPermana

