IPhone Selalu Lacak Lokasi Anda, Ingin Menonaktifkan?
INILAH, Jakarta - Ada fitur yang tidak begitu dikenal di iPhone yang selalu menyimpan histori tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, termasuk sudah berapa kali satu tempat telah dikunjungi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta - Ada fitur yang tidak begitu dikenal di iPhone yang selalu menyimpan histori tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, termasuk sudah berapa kali satu tempat telah dikunjungi.
Daftar Lokasi-lokasi Signifikan (Significant Locations) bisa Anda temukan di
pengaturan ponsel, tetapi agak sulit ditemukan, apakah ini ada maksud tertentu
atau tidak dari pembuatnya, Apple, belum ada yang tahu.
Perangkat Apple itu melacak dan menyimpan lokasi-lokasi yang pernah Anda
kunjungi dan seberapa sering Anda ke sana. Bukan sekadar itu, fitur ini bahkan
menyimpan informasi lebih rinci.
iPhone mengkompilasi lokasi untuk satu alamat dan pelacakan ketika Anda pergi
dari sana dan bahkan berapa lama untuk sampai ke sana serta dengan moda
transportasi yang mana.
Menurut Apple, daftar itu disimpan “untuk mempelajari tempat-tempat yang
penting bagi Anda”. Apple tidak sendirian dalam melacak jumlah data lokasi
seperti ini, Google juga melakukannya, melalui daftar “Location History” yang
bisa ditemukan di akun Google Anda.
"Data ini dienskripsi dan disimpan hanya di perangkat Anda dan tidak akan
dibagikan tanpa persetujuan Anda," kata Apple di situs webnya. "Ini
digunakan untuk memberi Anda layanan yang dipersonalisasi, seperti perutean
lalu lintas prediktif, dan untuk membangun Kenangan Foto (Photo Memories) yang
lebih baik."
Dilansir Antara dari Scient Alert, Minggu (10/3/2019), berikut langkah-langkah
untuk menonaktifkan fitur pelacakan lokasi di iPhone:
1. Bukalah aplikasi Settings dan klik tab Privacy
2. Kemudian klik pada pilihan pertama, “Location Services”
3. Di bawahnya, Anda akan menemukan daftar setiap aplikasi pada iPhone Anda dan
jenis akses yang dimiliki oleh masing-masing ke data lokasi Anda. Tapi abaikan
saja yang ini.
4. Dari situ silakan Anda scroll ke bawah halaman dan temukan “System Services”
5. Kemudian Anda akan menemukan daftar penuh layanan-layanan Apple built-in
(yang disertakan di perangkat) yang memberi akses ke data lokasi Anda. Beberapa
opsi ini memerlukan lokasi Anda untuk penggunaan sehari-hari, seperti “Find My
iPhone” dan berbagi lokasi. Tetapi di bagian bawah daftar ini, ada tab yang
disebut “Significant Locations” yang memerlukan kata sandi Anda (atau sidik
jari, atau Face ID) untuk mengaksesnya.
6. Anda akan menemukan riwayat komprehensif di mana iPhone Anda berada. Daftar
ini diurutkan berdasarkan kota—dan di bawahnya terdapat info lebih spesifik:
alamat tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, berapa kali Anda pernah ke
sana, tanggal tertentu (dan waktu) Anda di sana, dan berapa banyak waktu yang Anda
habiskan di sana. Ini adalah jumlah data yang liar.
7. Sebelum Anda mematikan fitur ini sama sekali, jangan lupa untuk menghapus
riwayat yang tersimpan di ponsel Anda. Opsi “Clear History" ada di bagian
bawah daftar.
8. Terakhir, Anda dapat menonaktifkan fitur “Significant Location” yang ada di
bagian atas halaman. Apple mungkin masih memiliki akses ke sejumlah besar data
Anda, tetapi setidaknya Anda sudah membatasinya untuk data-data yang lebih
rinci.
Editor : inilahkoran

