Isi Lurah Kosong, Pemkot Bogor Mulai Open Bidding
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengisi kekosongan aparatur wilayah tingkat lurah dan akan memulai proses open bidding tujuh jabatan eselon II dilingkungan Pemkot Bogor. Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya usai melantik 24 pejabat Eselon IVA di lingkungan Pemkot Bogor yang digelar di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Jumat (31/01/2020) sore
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengisi kekosongan aparatur wilayah tingkat lurah dan akan memulai proses open bidding tujuh jabatan eselon II dilingkungan Pemkot Bogor. Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya usai melantik 24 pejabat Eselon IVA di lingkungan Pemkot Bogor yang digelar di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Jumat (31/01/2020) sore
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, pelantikan kali ini dilandasi tiga hal, yakni kebutuhan akselerasi, kebutuhan organisasi dan kebutuhan evaluasi. Akselerasi dibutuhkan karena Bogor Berlari bukan hanya slogan, bukan hanya retorika, sebaliknya hanya sesederhana Aparatur Sipil Negara (ASN) harus cepat dalam melayani warga.
"Organisasi juga perlu adanya penyesuaian dan pergeseran karena masih ada beberapa dinas yang perlu didorong untuk berlari dan evaluasi dari hasil kinerja selama ini," ungkapnya.
Bima melanjutkan, sumpah jabatan yang tadi dibacakan bukan hanya basa-basi, tapi sumpah jabatan itu merupakan tanggung jawab antara diri sendiri sebagai manusia kepada Tuhan. Jangan biarkan generasi muda Kota Bogor disusupkan kepentingan lain. Berpikir panjang bukan hanya sampai pensiun tapi juga akhirat.
"Selamat bertugas semoga selalu diberi kekuatan untuk menyatukan visi misi Kota Bogor," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, M. Taufik mengatakan, ada 24 pejabat pengawas eselon IVa yang dilantik, mereka merupakan kasi di dinas, kelurahan, kasubag di kecamatan dan dua lurah yaitu Empang yang diisi oleh Hari Cahyadi serta Lurah Loji diisi Iftahuddin.
"Rotasi mutasi akan terus dilakukan, karena ada kebutuhan mengingat jumlah yang pensiun setiap bulannya cukup banyak dari Eselon IV sampai II. Saat ini juga ada tujuh OPD yang akan di open bidding mengingat tidak adanya kepala Dinas. Rencana ini sedang menunggu rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," ungkapnya.
Taufik menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengajuan ke Kemenpan RB dan KASN namun sampai hari ini belum terbit rekomendasi di KASN, sehingga belum bisa melakukan persiapan, seperti pembentukan pansel dan syarat prasyarat umum untuk peserta open bidding.
"Kami akan jemput bola, hari Jum'at ini mau ke Jakarta. Tujuh Dinas yang akan dilaksanakan open bidding adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Kesbangpol dan Satuan Polisi Pamong Praja," tuturnya.
Sementara itu, Lurah Empang Hari Cahyadi mengatakan, setelah dilantik, dirinya akan belajar dahulu karena baru pertama kali dirinya ditempatkan di wilayah, biasanya ditempatkan di dinas. Dirinya juga akan bekerja sesuai dengan slogan dari wali kota itu Bogor berlari, sehingga penataan kawasan Empang menjadi tugas baru dirinya untuk dikawal juga dituntaskan.
"Penataan kawasan Empang akan disesuaikan dengan kearifan lokal dari masyarakat disana, karena kami juga tidak bisa merubah secara otomatis kearifan lokal yang ada. Saya akan share dulu kepada para sesepuh Empang, terus bagaimana sih keinginannya seperti apa yang dilihat juga rasakan dengan program dari penataan kawasan Empang ini," pungkasnya. (rizky mauludi)
Editor : JakaPermana

