Istana Buka Suara Soal Isu Reshuffle Menteri Kabinet Merah Putih
Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan terkait perombakan kabinet atau reshuffle dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan terkait perombakan kabinet atau reshuffle dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun begitu, Presiden tetap aktif melakukan evaluasi terhadap kinerja para menterinya secara berkala.
“Alhamdulillah, sampai hari ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle. Belum ada,” ujar Prasetyo dikutip Sabtu, 24 Mei 2025.
Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara, menekankan bahwa Presiden rutin memantau kinerja jajarannya. Evaluasi dilakukan tidak hanya untuk mencatat capaian positif, tetapi juga memberikan masukan untuk perbaikan apabila ditemukan kekurangan.
“Misalnya di sektor pangan, kita berhasil mencatat sejarah dengan surplus produksi pangan yang cukup signifikan. Saat ini stok kita mencapai lebih dari 3,5 juta ton,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Prasetyo juga menyoroti kemajuan di sektor energi. Ia menyebut peningkatan lifting minyak nasional sebagai pencapaian penting.
“Lifting minyak kita naik 20.000 barel per hari, hasil dari proyek yang diresmikan Presiden di Terubuk. Ini prestasi anak bangsa, meski skalanya tidak besar, tapi sangat berarti,” tambahnya.
Selain evaluasi teknis, Presiden Prabowo juga memberikan arahan agar para Menteri berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik. Ia meminta semua pembantunya menghindari pernyataan yang bisa menimbulkan keresahan atau kegaduhan.
“Kami semua diimbau untuk tetap fokus bekerja, memberikan hasil nyata bagi masyarakat, dan tidak membuat pernyataan yang bisa menyinggung institusi lain atau menimbulkan perasaan tidak nyaman di tengah publik,” kata Prasetyo.
Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran kabinet diminta untuk senantiasa mengingat bahwa tugas mereka adalah untuk rakyat, dan menjaga suasana kerja yang kondusif adalah bagian dari tanggung jawab itu.
Editor : Firda Rachmawati

