Mensesneg: Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Ada Hubungannya dengan Jejak Jokowi
Istana buka suara soal isu reshuffle kabinet Prabowo untuk singkirkan era Jokowi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perombakan kabinet (reshuffle) yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9) di Istana Negara, bukanlah langkah untuk menghapus jejak menteri-menteri dari era Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo menjawab pertanyaan awak media terkait diberhentikannya sejumlah menteri yang sebelumnya menjabat sejak periode pemerintahan Jokowi. “Enggak ada, enggak ada,” ujar Prasetyo membantah isu tersebut.
Menteri Baru Disebut Putra Terbaik Bangsa
Prasetyo, atau yang akrab disapa Pras, menegaskan bahwa nama-nama menteri yang dilantik hari ini merupakan putra terbaik bangsa. Ia menekankan bahwa pemilihan menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.
“Enggak ada orang siapa, orang siapa. Semua yang dilantik adalah putra terbaik bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sri Mulyani dan Dito Ariotedjo Diganti
Dalam reshuffle kali ini, Presiden Prabowo memberhentikan dua menteri kabinet Merah Putih yang sebelumnya juga menjabat pada masa Jokowi, yakni Sri Mulyani Indrawati dari kursi Menteri Keuangan dan Dito Ariotedjo dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga.
Keduanya sebelumnya dilantik kembali pada 21 Oktober 2024 saat kabinet Merah Putih pertama kali terbentuk. Kini, posisi Menteri Keuangan digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, sementara pengganti Menpora Dito Ariotedjo belum diumumkan.
Sejumlah Menteri Baru Resmi Dilantik
Selain itu, Presiden Prabowo juga melantik Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umroh bersama wakilnya, Dahnil Azhar. Untuk jabatan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Prabowo menunjuk Muktaruddin.
Seluruh prosesi pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri kabinet Merah Putih 2024–2029.
Editor : Firda Rachmawati


