Itikaf bagi Perempuan: Lebih Baik di Masjid atau di Rumah? Ini Kata Buya Yahya

Buya Yahya jelaskan soal itikaf bagi perempuan.

Itikaf bagi Perempuan: Lebih Baik di Masjid atau di Rumah? Ini Kata Buya Yahya

INILAHKORAN - itikaf merupakan ibadah yang dapat dilakukan oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Namun, bagi kaum perempuan, muncul pertanyaan: lebih utama itikaf di masjid atau di rumah? Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai hal ini.

Dilansir dari kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada zaman Rasulullah ﷺ, para istri beliau juga melakukan itikaf di masjid. Mereka membuat hujroh, yaitu sekat-sekat khusus di dalam Masjid Nabawi sebagai tempat beritikaf.

"Di masjid Nabawi ada sekat, sekat Sayyidah Zainab, sekat Sayyidah Hafshah, sekat tempat itikaf Nabi Muhammad SAW," ujar Buya Yahya. Dengan adanya sekat-sekat ini, para istri Nabi dapat beritikaf bersama beliau dengan tetap menjaga privasi.

Dari penjelasan ini, Buya Yahya menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi perempuan untuk beritikaf di masjid. Namun, ada beberapa adab dan ketentuan yang perlu diperhatikan.

Rambu-rambu itikaf bagi perempuan di Masjid

Buya Yahya menyampaikan bahwa perempuan yang ingin beritikaf di masjid harus mematuhi beberapa aturan demi menjaga kesopanan dan keamanan, di antaranya:

  1. Memastikan lingkungan masjid aman bagi perempuan.
  2. Menghindari berdandan berlebihan atau memakai pakaian mencolok.
  3. Tidak menggunakan wewangian yang dapat menarik perhatian.

Dengan memperhatikan adab-adab tersebut, perempuan tetap bisa beritikaf di masjid dengan nyaman dan sesuai dengan tuntunan syariat.


Editor : Firda Rachmawati