INILAHKORAN, Bogor-Belum adanya lelang pekerjaan fisik atau konstruksi di Bulan Januari ini dan juga permasalahan lainnya, membuat Plt Bupati Bogor
iwan setiawan akan melakukan evaluasi Kantor Pelang Pengadaan
barang jasa dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya.
iwan setiawan mengaku akan menginventarisir sejumlah masalah tersebut, karena menjadi kendala, baik di hulu maupun di hilir seperti adanya proyek mangkrak dan tingginya angka sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa).
"Kami akan menginventarisir masalah, mulai dari lelang, pekerjaan dan lainnya hingga bisa ada solusinya dan tak terulang lagi di tahun-tahun mendatang," kata
iwan setiawan kepada wartawan, Senin, (30/01/2023).
Politisi Partai Gerindra ini menuturkan bahwa di Tahun Anggaran 2022 cukup banyak proyek yang batal tender hingga meluncur ke awal rahun hingga mangkrak , dimana permasalahan di penyedia
jasa ialah kurangnya modal.
"Ketika kami dalami ada informasi, ternyata penyedia jasanya kurang modal. Kok bisa perusahaan tersebut menang lelang? Lalu, ternyata penyedia
jasa tersebut ingin pinjam uang ke bank ternyata diblack list kl oleh perbankan hingga kedepan, Kantor Lelang Pengadaan
barang jasa harus memastikan mereka lulus Bank Indonesia Checking," tuturnya.
iwan setiawan juga menyoroti sejumlah penyedia
jasa yang mangkrak proyeknya, tetapi tidak diblack list oleh Pemkab Bogor. Padahal, yang menang pelelangan itu lagi, itu lagi pemilik perusahaannya.
"Ini belum terlambat, kami akan perkuat Kantor Pengadaan
barang jasa, hingga mereka berani memblacklist penyedia
jasa yang pekerjaannya tidak tuntas atau mangkrak," tukas Iwan.
Informasi yang dihimpun Inilah Koran, persoalan yang menang lelang itu lagi, itu lagi pemilik perusahaannya juga menjadi bagian dari hasil laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat di Tahun 2020 lalu. (Reza Zurifwan)