IZI Jabar Kembangkan Barbershop untuk Alumni Cukur IZI Jabar
Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jabar meluincurkan Barbershop IZI yang berlokasi di Jalan Sirnarasa 24 Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jabar meluincurkan Barbershop IZI yang berlokasi di Jalan Sirnarasa 24 Cimahi Utara, Kota Cimahi.
"Alhamdulillah Imam Safi’i beserta kawannya yang merupakan alumni cukur IZI Jabar kini memiliki barbershop untuk menghidupi keluarga harapannya bisa meningkatkan pendapatan," ujar Kepala Perwakilan IZI Jabar Dian Mardiana, Jumat 17 September 2021.
Dian Mardiana mengatakan, pihaknya yakin para alumni ini memiliki kemampuan sehingga perlu dikembangkan dan terus dilatih sampai menjadi tukang cukur profesional. Tekad para alumni dengan mengadakan cukur rambut gratis ketika masa pelatihan ini, menjadi salah satu modal awal kepercayaan customer terhadap pelatihan cukur yang diadakan IZI Jabar.
Baca Juga: HUT ke-76 PMI, Yana Mulyana Sebut PMI Konsisten Memberi Kontribusi Mulia Musibah Kemanusiaan
Dia menyayangkan ketika peserta yang memiliki skill dalam mencukur namun tak dapat dikembangkan dengan alasan tak memiliki modal untuk membuka usaha barbershop.
"Dengan ini kami berinisiatif memberikan dukungan kepada para alumni agar bisa terus berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan potensi dan mampu bersaing di pasaran. Selain itu kami mendukung agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga serta bisa mandiri secara ekonomi," jelas Dian Mardiana.
Sementara itu, Kantor Wilayah Kemenag Jabar yang diwakili Hendri Miftahudin selaku JFU Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengaku bangga dengan dibukanya tempat sumber penghasilan itu.
Baca Juga: Pemkot Bandung Hibahkan Bus ke Daarut Tauhid, Aa Gym: Mang Oded Nuhun
"Masih sedikit Lazis yang membuat program pemberdayaan di bidang jasa. Saya berharap semoga kedepanya penerima manfaat bisa berkembang dan tentunya IZI bisa membantu lebih banyak lagi. Bukan hanya satu kios tapi bisa dua, tiga sampai empat kios," ucap Hendri Miftahudin.
Salah satu penerima manfaat, Imam Safi’i mengaku sejauh ini dia bekerja serabutan. Namun, adanya Covid-19 itu dia terpaksa kehilangan pekerjaan.
Baca Juga: Sekolah di KBB Bisa Gelar PTM Terbatas, Asal Penuhi 5 Syarat Ini
“Perjalanan saya bertemu dengan IZI sangat panjang. Saya bersyukur IZI bisa membantu saya dalam pengembangan skill cukur untuk bisa menafkahi keluarga. Saya sangat berterimakasih untuk IZI dan donatur sudah mempercayakan saya untuk mengembangkan skill saya di bidang cukur sampai akhirnya saya punya pekerjaan yang layak," ucapnya. (okky adiana)
Editor : inilahkoran


