Jabal Rahmah Simbol Lestari Mawadah Warahmah

Pertemuan Adam 'Alaihissalam dan Sayidatina Hawa di Jabal Rahmah Arafah wilayah Makah. Bukan sekedar pertemuan raga, melainkan pertemuan jiwa yang terikat cinta dan kasih sayang sebagai down efect jamaliyah Allah SWT.

Jabal Rahmah Simbol Lestari Mawadah Warahmah
Dr.Tata Sukayat, M.Ag. Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiuar Islam (LPPSI) Universitas Pasundan.

Oleh: Dr.tata sukayat, M.Ag.

Pertemuan Adam 'Alaihissalam dan Sayidatina Hawa di Jabal Rahmah Arafah wilayah Makah. Bukan sekedar pertemuan raga, melainkan pertemuan jiwa yang terikat cinta dan kasih sayang sebagai down efect jamaliyah Allah SWT.

Adam dan Hawa menjadi pasangan ideal dan cikal bakal manusia berkembang biak serta berkembang baik hingga akhir kehidupan.

Demikian sejatinya sebuah keluarga ideal (sakinah) yang dalam bahasa Arab berasal dari akar kata sakanun jamaknya masakin yang berarti tenang. Menurut Ibn Mandzur dalam Lisan  al-'Arab,  sakanun itu terambil dari akar kata sikinun yang berarti pisau tajam.

Keluarga sakinah sesuai makna leksikalnya,  tampil laksana pisau tajam dalam memotong dan mengiris masalah. Mampu memutus dan mengecilkan masalah. Jika sebaliknya, berarti tumpul alias tidak sakinah.

Modal dan model keluarga sakinah adalah cinta (mawadah) serta kasihsayang (rahmah). Kekuatan cinta dan kasih sayang menjadi spirit bagi dua nahkoda dalam mendayung bahtera rumah tangga di tengah gelombang samudera lautan yang luas tak bertepi.

Hanya kekuatan cinta dan kasih sayang setiap pasangan keluarga berbalut keikhlasan menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing yang akan menjamin stabilitas bahtera. Isteri tidak harus menuntut suami shalih seperti Nabi Muhammad Saw jika isteri belum shalihah laksana sayidatina Khadijah.

Suami tidak harus menuntut isteri shalihah laksana sayidatina Fatimah, jika suami belum shalih seperti sayidina Ali.

Jabal rahmah lambang lestari cinta dan kasih sayang sebagai pondasi keluarga sakinah. Semoga ziarah ke jabal rahmah menjadi spirit membangun keluarga sakinah. Amin.

Dr.tata sukayat, M.Ag.

Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syiuar Islam (LPPSI) Universitas Pasundan

 


Editor : tantan