Waspada! Bencana Hidrometerologi Mengancam Masyarakat Jabar

Daddy Rohandy Anggota DPRD Jabar meminta masyarakat di wilayahnya agar terus mewaspadai ancaman Bencana Hidrometerologi.

Waspada! Bencana Hidrometerologi Mengancam Masyarakat Jabar
Bencana Hidrometerologi mengancam hampir seluruh wilayah Jabar.

INILAHKORAN, Bandung – Anggota DPRD Jabar Daddy Rohanady meminta masyarakat untuk waspada terhadap ancaman Bencana Hidrometeorologi.

Bencana Hidrometerologi memang mengancam hampir seluruh wilayah Jabar seiring tingginya curah hujan yang terjadi di beberapa wilayah.

Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar kata dia, sudah memberikan peringatan ke beberapa daerah terkait ancaman Bencana Hidrometerologi ini.

Baca Juga: Gawat, Delapan Tanggul di Kota Bandung Jebol Diterjang Banjir

Wilayah-wilayah yang rawan Bencana Hidrometerologi adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok.

"Curah hujan yang cukup tinggi memang sudah terjadi. Jadi, potensi banjir memang sebuah keniscayaan. Dengan demikian, yang harus bersiaga bukan hanya pemerintah daerahnya, melainkan seluruh masyarakat mesti mewaspadai terjadinya hal itu,” ujarnya, Kamis 11 November 2021.

Dia pun meminta kepada BPBD agar mulai segera menyiapkan peralatan pendukung dalam penanggulangan dan penanganan dampak Bencana Hidrometerologi.

Baca Juga: Puluhan Rumah Diterjang Banjir Lumpur, Camat Saguling Desak DPUTR Lakukan Langkah Ini

Selain itu, Daddy juga mendorong agar BPBD terus berkoordinasi secara intens dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum guna selalu menyiagakan alat berat dalam mengantisipasi terjadinya bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Serta penyelenggaraan pelatihan mitigasi bencana kepada masyarakat dan komunitas, guna meningkatkan kesiagaan masyarakat terhadap fenomena yang menjadi pertanda akan terjadinya bencana.

Kendati demikian, dia berharap Jawa Barat dapat terbebas dari bencana baik Bencana Hidrometerologi maupun gelombang susulan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Puluhan Rumah dan Satu Sekolah di Cikande Saguling Diterjang Banjir, Penyebabnya Klasik Draninase Buruk...

"Semoga negeri ini tidak dilanda bencana hidrometeorologi. Semoga pula pandemi yang ada segera berlalu," tandasnya.*** (Yuliantono)

 


Editor : inilahkoran