BIN Jabar Vaksinasi Warga Kampung Nelayan di Indramayu
Badan Intelejen Nasional (BIN) Jawa Barat terus mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Badan Intelejen Nasional (BIN) Jawa Barat terus mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok.
Vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh BIN Jabar, mulai dari vaksinasi door to door, hingga vaksinasi di daerah pegunungan yang belum terjamah oleh pemerintah.
Terbaru, BIN Jabar melakukan vaksinasi dengan menyusur ke pelesok Kabupaten Indramayu. Yakni ke sebuah kampung nelayan. Dengan demikian, kebutuhan warga di sana akan vaksinasi Covid-19 bisa terpenuhi.
Baca Juga: PT Trakindo Utama Sediakan 6.000 Vaksin untuk Percepatan Vaksinasi di Makassar dan Sorong
Kabinda Jawa Barat, Brigjen Deddy Agus Purwanto mengatakan, pihaknya menyusuri pelosok-pelosok di Indramayu dengan menggunakan perahu milik nelayan.
"Kami menyusuri kampung nelayan di Desa Ilir, Kecamatan Kandang Haur, Kabupaten Indramayu. Vaksinasi door to door kami lakukan karena banyak warga di sana yang belum tersentuh," tutur Deddy di Kota Bandung, Senin, 13 Desember 2021.
Deddy menjelaskan, di daerah tersebut, petugas dari Medical Intelligence langsung mendatangi rumah-rumah warga kampung nelayan. Petugas juga memberikan pengertian kepada warga terkait pentingnya vaksinasi Covid-19.
Baca Juga: Polisi Kawal Vaksinasi Door to Door di Mekarwangi Bandung
"Tidak mudah melakukan vaksinasi di kampung nelayan, karena tidak sedikit dari mereka yang menolak untuk diberikan kekebalan tubuh dari virus corona tersebut. Tapi berkat pendekatan petugas kami, akhirnya warga pun mau (divaksin)," ungkap Deddy.
Selain di kampung nelayan, BIN Jawa Barat juga melakukan vaksinasi terhadap para petani penggarap dan buruh kasar di empat kabupaten di Jawa Barat, pada kegiatan vaksinasi ini, BIN menyediakan sebanyak 7.000 dosis vaksin.
Sebanyak 2.000 dosis disuntikkan ke warga di Kabupaten Bogor, 1.000 dosis di Kabupaten Cianjur, 1.000 dosis di Kabupaten Kuningan dan 3.000 dosis lainnya di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Tingkat Vaksinasi di Jabar Masih Tertinggi DIbanding Provinsi Lain
"Tidak jauh dengan di Kampung Nelayan, di empat wilayah ini petugas kami juga harus berjuang ekstra karena mereka berjalan kaki mendaki bukit dan berjalan di pematang sawah," tuturnya.
Lebih lanjut Deddy menyatakan, vaksinasi yang dilakukan BIN merupakan salah satu cara menggenjot capaian vaksinasi guna membentuk kekebalan komunal (herd immunity) sebesar 80 persen di akhir 2021.
Di sela vaksinasi, petugas BIN juga mengajak masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) 5M.
Adapun prokes 5M yang dimaksud yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. *** (Ahmad Sayuti)
Editor : inilahkoran


