Jadwal Padat Persib Bikin Ikhwan Tanamal Lelah, Tapi Tetap Profesional

Ikhwan Ali Tanamal mengakui jadwal padat Persib pada musim 2026/2027 cukup melelahkan. Namun, ia menegaskan pemain harus tetap profesional.

Jadwal Padat Persib Bikin Ikhwan Tanamal Lelah, Tapi Tetap Profesional
Ikhwan Ali Tanamal

INILAHKORAN.ID - Bek kiri Persib Bandung, Ikhwan Ali Tanamal mengakui jadwal padat yang harus dijalani timnya pada musim 2026/2027 cukup menguras tenaga.

Memasuki September 2026, Persib langsung dihadapkan dengan rangkaian pertandingan dan perjalanan panjang. Kondisi tersebut membuat para pemain dituntut mampu menjaga kebugaran di tengah padatnya agenda kompetisi.

Jadwal padat Persib dimulai saat menghadapi Persija pada 12 September 2026 dalam lanjutan Super League di Jakarta. Setelah pertandingan tersebut, Maung Bandung langsung bersiap melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul.

Pertandingan kontra FC Seoul pada 16 September 2026 menjadi laga perdana Persib di Grup E AFC Champions League (ACL) Two musim ini. Laga tersebut sekaligus menambah beban perjalanan yang harus ditempuh para pemain.

Belum selesai dengan perjalanan ke Korea Selatan, Persib kembali harus melakukan perjalanan domestik. Skuat Pangeran Biru kemudian bertolak ke Jepara untuk menghadapi Persijap pada 20 September 2026 dalam lanjutan Super League.

Padatnya pertandingan dan perjalanan tersebut membuat waktu pemulihan pemain menjadi sangat terbatas. Tanamal pun mengakui kondisi itu cukup melelahkan.

“Ya, capek ya. Tapi sebagai pemain bola profesional, kita harus profesional dalam sepak bola,” ujar Tanamal, Minggu (20/9/2026).

Setelah menghadapi Persijap, Persib mendapatkan kesempatan beristirahat seiring kompetisi memasuki periode FIFA Matchday. Jeda tersebut dapat dimanfaatkan para pemain untuk memulihkan kondisi sebelum kembali menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Namun, tantangan Persib belum berakhir. Memasuki Oktober 2026, jadwal padat kembali menanti. Bahkan, agenda pertandingan semakin rapat karena Persib harus tampil di sejumlah kompetisi.

Selain Super League dan ACL Two, Persib mulai menjalani pertandingan ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup.

Rangkaian pertandingan Oktober akan diawali dengan perjalanan Persib ke Thailand. Tanamal dan kawan-kawan dijadwalkan menghadapi Port FC pada 8 Oktober 2026 dalam pertandingan perdana ACC Shopee Cup.

Tiga hari kemudian, Persib kembali bertanding di Bandung dengan menghadapi Dewa United pada 11 Oktober. Setelah itu, The Cong-Viettel FC sudah menanti pada 14 Oktober sebelum Persib menghadapi Persik pada 18 Oktober.

Agenda kemudian berlanjut dengan perjalanan ke luar Bandung. Persib dijadwalkan menyambangi markas Madura United pada 22 Oktober dan melanjutkan perjalanan untuk menghadapi Garudayaksa pada 26 Oktober.

Belum berhenti sampai di sana, Persib kembali ke Bandung untuk menghadapi Melbourne Victory FC pada 28 Oktober.

Jarak pertandingan yang berdekatan menuntut para pemain untuk menjaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima. Bagi Tanamal, situasi tersebut merupakan konsekuensi yang harus dihadapi sebagai pesepak bola profesional.

Ia menyadari banyaknya kompetisi membuat pemain harus mampu menjaga kondisi sekaligus menjalankan tanggung jawab terhadap klub.

“Ya, itu sudah kehidupan, pekerjaan kami, tanggung jawab kami. Ya, kita harus profesional dalam pekerjaan,” kata Tanamal.

Tantangan Persib dipastikan belum berhenti setelah Oktober. Maung Bandung masih harus menjalani agenda kompetisi lainnya, termasuk League Cup yang sebelumnya dikenal dengan nama Piala Indonesia.


Editor : Ahmad Sayuti