Jadwal Piala Indonesia Belum ada, Gomez Bingung

Persib Bandung sudah menuntaskan babak 64 besar Piala Indonesia 2018-2019 menaklukkan PSCS Cilacap 1-0, pada Rabu 5 Desember lalu. Kini mereka menunggu jadwal selanjutnya di babak 32 besar.

Jadwal Piala Indonesia Belum ada, Gomez Bingung
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez
INILAH, Bandung - Persib Bandung sudah menuntaskan babak 64 besar Piala Indonesia 2018-2019 menaklukkan PSCS Cilacap 1-0, pada Rabu 5 Desember lalu. Kini mereka menunggu jadwal selanjutnya di babak 32 besar.
 
Pelatih Persib Mario Gomez, berharap segera mendapatkan kepastian jadwal itu. Sebab, hingga Liga 1 2018 rampung digelar, dia belum mendapatkan informasi terkait itu. 
 
"Kami sudah selesai di kompetisi dan fokus untuk Piala Indonesia. Tapi, saya tidak tahu kapan ini akan bergulir lagi. Saya harap jadwal segera dirilis," harap Gomez, seperti dilansir laman resmi Persib, Selasa (11/12/2018).
 
Menurut Gomez, kepastian jadwal tentunya akan berpengaruh kepada tim dalam melakukan persiapan. Karena belum ada kepastian jadwal Piala Indonesia, dia pun meliburkan pemainnya hingga 9 Januari 2019. 
 
"Semua pemain sedang libur, dan mereka berada di tempatnya masing-masing yang berjarak cukup jauh. Saya sudah memberikan libur setidaknya sampai 9 Januari 2019. Tapi, jika sudah ada jadwal, mungkin beberapa pemain akan kembali lebih cepat dan menjalani persiapan di Bandung," tuntasnya.
 
Sementara itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono, mengatakan Piala Indonesia masih membuka peluang Persib merebut mahkota juara. Untuk itu, manajemen klub ingin Supardi Nasir dan kawan-kawan maksimal dan tak membuang kesempatan tersebut.
 
"Kita tetap menginkan juara. Ini kesempatan yang terbuka lebar. Mudah-mudahan bisa," harap Kuswara.
 
Persib mengkhiri Liga 1 2018 dengan menempati posisi keempat klasmen. Maung Bandung mengoleksi 52 poin, tertinggal 10 angka dari Persija Jakarta yang menjadi juara. 
 
Perjalanan Supardi cs di Liga 1 musim ini tidak mudah. Berbagai rintangan harus dihadapi, di antaranya sanksi larangan bermain sejumlah pemain pilar, hingga bertanding tanpa penonton baik kandang dan tandang. 
 
 


Editor : inilahkoran