Jangan Sampai Esteban Vizcarra Jadi Jesse Lingard

Esteban Vizcarra siap membela Persib Bandung menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kamis (7/3). Mau bernasib seperti Jesse Lingard?

Jangan Sampai Esteban Vizcarra Jadi Jesse Lingard
INILAH, Bandung – Esteban Vizcarra siap membela Persib Bandung menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kamis (7/3). Mau bernasib seperti Jesse Lingard?
 
Vizcarra, pemain anyar Persib, mengalami cedera siku lengan kirinya saat membela Maung Bandung menghadapi Persiwa Wamena di ajang Piala Indonesia. Terjadi dislokasi yang membuat dia harus absen beberapa hari dalam latihan dan tak ikut membela Persib lawan PS Tira Persikabo pada laga perdana Piala Preside.
 
Tapi, tiba-tiba, pemilik nomor punggung 9 ini menyatakan kesiapannya bisa ditunjuk pelatih menghadapi Persebaya. Dia tak peduli meskipun cederanya belum sepenuhnya membaik.
 
“Ya, masih terasa (sakit). Tapi kalau memang pelatih perlu, saya siap,” tegas Vizcarra seusai menjalani sesi latihan di Lapangan Sabuga ITB, Jalan Tamansari Kota Bandung, Senin (4/3).
 
Vizcarra juga mengaku sudah mendapat restu dari dokter tim Persib, Mochamad Rafi Ghani untuk bisa turun di laga nanti. Namun tentunya gelandang naturalisasi asal Argentina ini harus menggunakan pelindung. 
 
“Saya juga sudah ingin main. Apalagi kemarin (lawan Tira-Persikabo) kami kalah. Saya duduk di atas (tribune) ingin sekali membantu tim. Makannya besok saya siap saja,” katanya.
 
Sebagai persiapannya, Vizcarra mengaku sudah mempelajari kekuatan Persebaya melalui hasil pertandingan kala berhadapan dengan Perseru Serui. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya yang ditukangi mantan pemain dan pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, memetik kemenangan 3-2.
 
“Mereka (Persebaya) main bagus. Di depan mereka luar biasa bahaya dan kita harus lebih fokus karena kita juga bermain di kandang. Jadi harus menang,” tegasnya.
 
Beranikah Pelatih Miljan Radovic mengambil risiko memasang Vizcarra di laga lawan Persebaya. Jika keputusan itu diambil, risikonya terhitung tinggi, bahkan bisa mengganggu persiapan Persib mengarungi Liga 1 jika Vizcarra kembali mengalami cedera.
 
Kondisi terpaksa seperti yang dihadapi Persib ini, baru 10 hari lalu dialami Manchester United. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer memaksa memasukkan Jesse Lingard di pertengahan babak pertama saat Juan Mata harus ditarik keluar lapangan karena cedera. Lingard sendiri, sepekan sebelumnya, mengalami cedera pula lawan Paris St Germain.
 
Lingard ternyata tak bertahan lama. Dia hanya berada 18 menit di lapangan. Dua menit menjelang babak pertama berakhir, dia kembali mengalami cedera, ditarik keluar lapangan dan digantikan Alexis Sanchez. Hingga kini, menjelang kembali berlaga lawan PSG, Lingard termasuk pemain yang harus istirahat makin panjang karena cedera.
 
Sementara itu, soal kondisi Srdjan Lopici dan Ghozali Siregar, dokter tim Persib, Mochamad Rafi Ghani membeberkan kondisi keduanya. Untuk Lopicic, kata Rafi, mengalami kendala di bagian hamstring kaki kanannya. Menurutnya pemilik nomor punggung 55 itu merasakan ketidaknyamanan. 
 
“Tapi saya pikir bukan cedera yang serius,” ungkap Rafi di Lapangan Sabuga ITB.
 
Rafi mengatakan saat ini Lopicic tengah menjalani terapi dengan pengobatan dan fisioterapi. Diharapkan dapat segera pulih lebih cepat dan bisa diturunkan melawan Persebaya Surabaya di laga kedua grup A Piala Presiden 2019 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kamis (7/3).
 
“Untuk berapa lamanya sembuh, belum bisa diperkirakan. Sekarang lagi diobservasi dulu 1-2 hari ke depan. Kalau besok masih merasakan nyeri, kami akan lakukan pemeriksaan USG,” jelasnya.
 
Sementara untuk Ghozali, kata Rafi, mengalami sedikit spasme di bagian pangkal paha kanannya. Alhasil di pertandingan yang kalah dengan skor 1-2 itu, pemain yang akrab disapa Gozo ini ditarik keluar di menit ke-73 digantikan Beckham Putra Nugraha. 
 
“Saya juga butuh waktu untuk observasi. Tapi kelihatannya bukan cedera yang serius,” tegasnya.
 
Peluang besar untuk bisa ditampilkan justru kapten Persib, Supardi Nasir. Saat ini, kondisi Supardi yang sempat istirahat dua minggu karena terkena virus cacar air, sudah pulih dan kembali bergabung bersama tim. Dia bahkan sudah melahap seluruh program latihan yang diberikan tim pelatih.
 
“Saya berharap diturunkan. Tapi semua tergantung pelatih,” harap Supardi.
 
Supardi menyadari tidak mudah mengalahkan Persebaya Surabaya. Terbukti di laga perdana, tim Bajul Ijo mampu mengalahkan Perseru Serui 3-2 meski awalnya tertinggal dua gol. 
 
“Mereka tim solid, mereka punya mental yang bagus. Bisa membalikkan keadaan. Tapi yakinlah kami bisa berbuat lebih karena kemarin terlalu banyak peluang yang tidak jadi gol. Tapi itulah sepak bola, terkadang pemain bagus tapi (hasil) kurang bagus. Kadang main biasa-biasa saja tapi apapun namanya yang penting menang. Saya berharap lawan Persebaya bisa dapat poin penuh,” tegasnya. (muhammad ginanjar/ing)
 


Editor : inilahkoran