Januari 2026, Kecamatan Bogor Selatan Terbanyak Dilanda Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 129 kejadian bencana terjadi pada Periode 1 Januari hingga 1 Februari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 129 kejadian bencana terjadi pada Periode 1 Januari hingga 1 Februari 2026. Untuk tingkat Kecamatan terbanyak diterpa bencana adalah Kecamatan Bogor Selatan 29 kejadian, disusul Kecamatan Bogor Barat 25 kejadian dan 21 kejadian di Kecamatan Tanah Sareal.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko PS memaparkan, tercatat 129 bencana alam terjadi periode 1 Januari hingga 1 Februari 2026. Rinciannya banjir 1 kejadian, tanah longsor 53 kejadian, dampak cuaca ekstrim 69 kejadian dan lain-lain 4 kejadian.
"Dampak cuaca ekstrim ini seperti atap ambruk dan pohon tumbang. 129 bencana ini berdampak pada 131 kepala keluarga atau 445 jiwa. Korban luka ringan 4 orang dan meninggal dunia 2 orang," ungkap Dimas kepada INILAHKORAN pada Senin 02 Februari 2026.
Dimas memaparkan, untuk rumah yang terdampak 43 unit. Rumah rusak berat 2 unit, rusak sedang 33 unit dan rusak ringan 8 unit.
Dimas menjelaskan, wilayah Kecamatan yang paling banyak terjadi bencana adalah Bogor Selatan dengan 29 bencana, Bogor Barat 25 kejadian bencana, Tanah Sareal 21 kejadian bencana, Bogor Utara 16 kejadian, Bogor Tengah 10 kejadian dan Bogor Timur 7 kejadian.
"Apabila ada kejadian atau lokasi yang rawan bencana, masyarakat bisa menghubungi nomor WhatsApp BPBD Kota Bogor 0888-0911-2569 dan Instagram bpbd.kotabogor," jelasnya.
Dimas membeberkan, untuk bulan Januari 2026 dominasinya masih dampak cuaca ekstrem, disusul oleh bencana longsor.
"Ya, kalau kita bicara skala, semua relatif masih bisa dikendalikan. Masih skala ringan hingga menengah atau sedang lah. Kami imbau warga untuk tetap waspada," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

