Jelang Indonesia vs China, Gelang Asli dari Lombok Jimat Emilio Audero

Emil Audero mengaku punya 'jimat' khusus yang membuatnya percaya diri membela Timnas Indonesia untuk mengalahkan China.

Jelang Indonesia vs China, Gelang Asli dari Lombok Jimat Emilio Audero
Emil Audero mengaku punya 'jimat' khusus yang membuatnya percaya diri membela Timnas Indonesia untuk mengalahkan China.

INILAHKORAN, Bandung- Emil Audero bersiap melakoni laga debutnya bersama Timnas Indonesia saat berhadapan dengan China.

Emil Audero diprediksi menjadi starter dalam duel Timnas Indonesia vs China yang begitu krusial.

Emil Audero mengaku punya 'jimat' khusus yang membuatnya percaya diri membela Timnas Indonesia untuk mengalahkan China.

Duel Indonesia vs China sangatlah krusial dalam persaingan di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Indonesia butuh kemenangan untuk menyegel satu tiket ke fase keempat, atau langkah terakhir menuju Piala Dunia 2026 mendatang.

Usut punya usut, Emil rupanya punya jimat khusus berupa gelang yang selama ini selalu dia kenakan.

Emil Audero menjelaskan alasannya selalu memakai gelang asli asal Lombok adalah karena agar selalu terikat dengan daerah asalnya.

Ia menambahkan, ini juga bentuk kecintaannya kepada tempat kelahirannya Mataram di Lombok, Mataram, sekaligus menambah motivasinya menjelang debut bersama Timnas melawan China pada laga kesembilan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis lusa pukul 20.45 WIB.

"Ya, ini dari Lombok, pulau saya. Saya benar-benar merasakan ikatan antara saya dan Indonesia. Tentu saja, saya lahir di sini," kata Emil kepada wartawan pada latihan perdana Timnas di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senin.

Emil berpeluang besar menjalani debut bersama Garuda karena kiper utama Maarten Paes berhalangan bermain akibat akumulasi dua kartu kuning.

Paes mendapatkan kartu kuning pertamanya pada laga pembuka melawan Arab Saudi pada September tahun lalu. Kiper FC Dallas itu kemudian mendapatkan kartu kuning keduanya pada laga terakhir Timnas melawan Bahrain pada Maret.

Tetapi Emil harus bersaing dengan Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya.

"Saya tidak sabar untuk mewakili negara saya. Saya harap semuanya berjalan dengan baik. Namun, tentu saja, saya tahu bahwa kalian semua, semua penggemar dan pendukung di stadion, juga di rumah, akan mendukung kami. Jadi ini hal terbaik yang dapat dimiliki dan dirasakan oleh seorang pemain," kata dia.

Laga menghadapi China adalah laga kandang kedua Emil setelah pertandingan melawan Bahrain, ketika dia menjadi pemain cadangan.

Indonesia berada di posisi keempat klasemen dengan sembilan poin, tiga poin di atas Bahrain dan China pada posisi kelima dan keenam.

Indonesia tertinggal satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, empat poin dari Australia di posisi kedua, dan 11 poin dari Jepang di posisi pertama.***


Editor : Bsafaat