Jelang Nataru, Satpol PP Siap Amankan Gereja dan Titik Rawan Kemacetan di CImahi
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi memastikan telah mempersiapkan pengamanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan di Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi memastikan telah mempersiapkan pengamanan jelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru) 2024 di sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan di Kota Cimahi.
Persiapan pengamanan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 dilakukan mengingat Cimahi merupakan kota penghubung baik menuju Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat maupun Kabupaten Bandung. Sehingga kerap terjadi kemacetan saat Natal dan Tahun Baru.
"Momen Nataru di Cimahi ini identik dengan kemacetan karena Kota Cimahi ini merupakan kota penghubung antara kota/kabupaten lain," kata Kasi Linmas Satpol PP, Wahyu H. Prayoga kepada wartawan.
"Karena tidak masuk ke area jalan tol akhirnya masuk ke Cimahi, baik itu mau masuk ke kota atau Kabupaten Bandung," sambungnya.
Menurutnya, satu minggu menjelang Nataru biasanya kerap terjadi penumpukan volume kendaraan. Oleh karena itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan jajalan kepolisian guna mengatasi penumpukan volume kendaraan.
"Penumpukan volume kendaraan akan semakin banyak pada H-7 dan H+7. Makanya, kita kerja sama khususnya bersama kepolisian lalul lintas untuk mengurai dan merekayasa lalin tanpa mengurangi volume kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan yang panjang," tuturnya.
Sementara itu, sambung Wahyu, terkait pengamanan di malam Natal dan Tahun Baru 2024, pihaknya bakal menurunkan anggotanya di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi kejahatan.
"Untuk titik-titik pengamanan sendiri, langkah-langkah persuasif yang dilakukan kita monitoring ke wilayah-wilayah yang terindikasi dianggap rawan," ujarnya.
"Itu salah satu langkah yang kita laksanakan sesuai arahan pimpinan," ucapnya.
Kendati demikian, Wahyu mengakui pihaknya belum bisa memetakan titik-titik rawan jelang Natal dan Tahun Baru 2024. Namun, pihaknya bakal terus berupaya memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat.
"Terkait titik rawan untuk saat ini masih belum bisa memetakan dimana saja, karena untuk saat ini khususnya di Kota Cimahi masih dalam kondisi aman," ujarnya.
"Acuan ketertiban dan ketentraman berkaitan dengan tibum linmas di sini kita bisa melihat titik rawan keamanan. Kita lakukan sosialisasi agar suasana aman dan nyaman dengan memberikan himbauan," paparnya.
Selain itu, terkait pengamanan di sejumlah tempat ibadah seperti Gereja, pihaknya juga telah mempersiapkan anggota untuk memonitoring dan pengamanan tempat ibadah, khususnya di malam Misa.
"Untuk tempat ibadah kita tugaskan kepada para komandan regu yang telah diberikan surat perintah untuk mengamankan Natal, khususnya saat Misa. Kami juga berkerjasama dengan TNI/Polri untuk pengamanan," sambungnya.
"Gereja di Cimahi cukup banyak, tapi kita maksimalkan pengamanan di semua gereja yang ada di Kota Cimahi," imbuhnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

