Jelang Persib vs Persijap, Polisi Sita Ratusan Flare, Petasan hingga Miras di GBLA

Aparat kepolisian menyita ratusan barang berbahaya seperti flare, petasan hingga minuman keras di sekitar Stadion GBLA jelang pertandingan Persib vs Persijap

Jelang Persib vs Persijap, Polisi Sita Ratusan Flare, Petasan hingga Miras di GBLA
Petugas kepolisian menunjukan barang bukti ratusan flare dan petasan yang disita di sekitar area Stadion GBLA, jelang Persib vs Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026). Istimewa

INILAHKORAN.ID — Aparat gabungan melakukan sweeping barang berbahaya di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026), jelang pertandingan antara Persib vs Persijap Jepara.

Pemeriksaan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan menyasar tribun, selasar hingga kamar mandi stadion. Dari hasil sweeping tersebut, petugas menemukan ratusan barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.

Barang yang diamankan meliputi 151 flare, 100 silver strobe, satu strong red flare, 11 mercon, 20 petasan, tujuh botol minuman keras, serta 20 kartu identitas (ID card). Total barang yang diamankan mencapai 310 item.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya pertandingan maupun keselamatan penonton.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau seluruh suporter untuk tidak membawa flare, petasan, minuman keras maupun barang berbahaya lainnya ke area stadion,” kata Hendra, Sabtu (23/52026).

Selain sweeping, ribuan personel gabungan juga diterjunkan untuk mengamankan pertandingan, hingga rangkaian euforia pendukung Persib.

Sebanyak 3.391 personel disiagakan untuk pengamanan pertandingan Persib melawan Persijap di Stadion GBLA. Kemudian, 1.010 personel dikerahkan untuk pengamanan euforia suporter di luar stadion.

Sementara itu, untuk pengamanan pawai juara Persib, aparat menyiapkan sebanyak 2.883 personel gabungan.

Hendra menambahkan, koordinasi terus dilakukan dengan seluruh pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pertandingan maupun perayaan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat dan bobotoh dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib demi kenyamanan bersama,” katanya.


Editor : Ahmad Sayuti