Curug Malela "Si Niagara Kecil" Kembali Dibuka, Meski Fasilitas Belum Pulih Penuh

Objek Wisata Curug Malela di Rongga KBB kin sudah dibuka kembali pasca diterpa bencana longsor beberapa waktu lalu

Curug Malela "Si Niagara Kecil" Kembali Dibuka, Meski Fasilitas Belum Pulih Penuh
Objek Wisata Curug Malela yang ada di Kecamatan Rongga kini sudah dibuka kembali pasca ditutup beberapa waktu lalu.

INILAHKORAN.ID – Kabar gembira bagi pencinta alam dan wisatawan, objek wisata andalan Curug Malela yang dijuluki The Little Niagara di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga resmi dibuka kembali hari ini Sabtu (23/5/2026). 

Seperti diketahui, objek wisata ini sempat ditutup selama lebih dari tiga pekan pasca diterjang bencana tanah longsor yang menutup akses jalan dan merusak sejumlah fasilitas penunjang. 

Kini, setelah dilakukan pembersihan total dan penguatan jalur akses, lokasi tersebut telah dinyatakan aman, kondusif dan layak kembali dikunjungi publik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih menjelaskan, keputusan pembukaan kembali ini didasarkan pada hasil evaluasi teknis dan pertimbangan keamanan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

"Jadi tim gabungan telah bekerja keras mengevakuasi tumpukan material tanah dan bebatuan yang menghalangi jalan masuk, serta memperkuat struktur akses agar tidak kembali berbahaya," kata Asep.

Meski demikian, Asep mengakui, kerusakan permanen pada sejumlah fasilitas belum sepenuhnya diperbaiki dan rencananya akan diusulkan pendanaannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini.

"Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi saat ini sudah aman dan layak. Nanti InsyaAllah akan ada perbaikan menyeluruh untuk fasilitas yang rusak, kita ajukan lewat perubahan anggaran," ujarnya.

"Kami mengimbau pengunjung tetap mematuhi rambu keselamatan dan petunjuk petugas, serta menjaga kebersihan lingkungan saat berwisata," ujarnya.

Pengelola lokasi, Leo Marwan menyebut, setidaknya terdapat enam titik longsor yang sempat memutus akses. Ia mengungkapkan, kerusakan cukup parah terjadi pada jalur masuk, satu unit warung hanyut terbawa arus, satu warung lainnya rusak berat, serta fasilitas kamar mandi yang hancur total. 

"Namun, seluruh sisa bencana sudah dibersihkan sehingga kendaraan maupun pejalan kaki kini bisa lewat dengan nyaman," kata Leo.

Selama masa penutupan, Leo mengaku masih banyak wisatawan yang nekat datang meski harus diputar balikkan demi keselamatan. Kini, pintu gerbang sudah terbuka lebar. 

Menurutnya, Curug Malela dikenal mampu menyedot ratusan pengunjung setiap harinya saat musim liburan, tidak hanya dari kawasan Bandung Raya, tetapi juga dari kota-kota besar seperti Jakarta. 

"Kalau lagi ramai bisa tembus 200 orang lebih sehari. Senang rasanya sekarang bisa kembali melayani wisatawan, silakan berkunjung dengan hati-hati," tuturnya.


Editor : Ahmad Sayuti