INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi
Curug malela di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kondisinya tidak terurus dan memperihatinkan disoroti Ketua Komisi IV,
DPRD KBB, Bagja Setiawan.
Menurutnya,
revitalisasi kawasan wisata
Curug malela yang disebut-sebut miniatur niagara Bandung Barat tersebut dinilai tidak maksimal.
"Mulai pengembangan
Curug malela contoh kebijakan yang setengah hati.
revitalisasi yang sudah berjalan saya lihat tidak optimal," katanya kepada wartawan.
Seperti diketahui,
revitalisasi Curug malela yang dilakukan pada 2019 meliputi pembangunan plaza berbentuk lingkaran berdiameter 15 meter, shelter, anjungan swafoto, taman, toilet, dan jembatan dari plasa ke anjungan selfie atau swafoto.
Sementara itu, salah seorang wisatawan asal Kota Bandung, Mahendra (47) mengeluhkan fasilitas di kawasan wisata
Curug malela banyak yang
rusak.
"Lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu sudah banyak yang terlepas. Kondisi ini bisa membahayakan wisatawan," keluhnya.
Ia berharap fasilitas yang
rusak di
Curug malela diperbaiki. Jika dibiarkan akan memberikan citra buruk bagi dunia pariwisata di KBB.
"Sayangkan jalan ke Rongga sudah mulus, tapi begitu sampai di objek wisata yang dituju (
Curug malela) fasilitasnya banyak yang
rusak," ucapnya.
Terpisah, saat dikonfirmasi terkait kondisi
Curug malela kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo sedang melaksanakan rapat dengan
DPRD KBB.*** (agus satia negara).***