Kondisi Curug Malela Kurang Terpelihara, Begini Tanggapan Kadisparbud KBB 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya menanggapi persoalan kurang terpeliharanya objek wisata Curug Malela, yang ada di Kecamatan Rongga, KBB.

Kondisi Curug Malela Kurang Terpelihara, Begini Tanggapan Kadisparbud KBB 

INILAHKORAN, Ngamprah - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya menanggapi persoalan kurang terpeliharanya objek wisata Curug Malela, yang ada di Kecamatan Rongga, KBB.

Menurutnya, kondisi tak terpeliharanya Curug Malela sebagai miniatur Niagara tersebut lantaran faktor anggaran. Pihaknya pun tak menapik jika objek wisata Curug Malela saat ini kurang terpelihara dengan baik. 

Sebab, untuk tahun 2022 ini tidak ada alokasi anggaran untuk pemeliharaan Curug Malela.

"Memang untuk tahun ini, Pemda Bandung Barat tidak mengalokasikan anggaran untuk Curug Malela," katanya kepada wartawan.

"Insya Allah tahun depan kita siapkan anggarannya," katanya.

Ia mengaku, tahun ini jumlah pengunjung wisata ke Curug Malela menurun drastis dibandingkan saat awal-awal direvitalisasi. 

Bahkan, sampai akhir September 2022 dari target pendapatan asli daerah (PAD) di atas Rp 100 juta, namun baru terealisasi belasan juta rupiah.

"DPRD KBB juga sempat mempertanyakan capaian PAD 2022 dari Curug Malela. Apakah tahun ini dapat tercapai atau tidak dengan melihat angka yang masih dikisaran belasan juta rupiah. Sementara waktu tinggal tiga bulan lagi," ujarnya.

Ia pun tak memungkiri, saat ini bermunculan objek wisata baru di KBB. Sehingga memberikan banyak alternatif pilihan kepada masyarakat yang akan mengisi liburan atau berwisata.

"Faktor lainnya juga kondisi perekonomian masyarakat yang belum 100 persen pulih pascapandemi Covid-19," ujarnya.

"Mudah-mudahan saja tahun depan kondisi perekonomian akan semakin membaik," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : Ahmad Sayuti