Jelang Pilbup Bandung Barat 2024, Jumlah Pemilih Potensial Justru Turun
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui adanya penurunan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk Pilbup Bandung Barat 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui adanya penurunan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk Pilbup Bandung Barat 2024.
Pasalnya pada Pemilu 2024 baru lalu, jumlah pemilih di KBB mencapai 1.317.866 orang. Namun, pada Pilbup Bandung Barat 2024 nanti jumlah pemilih itu terhitung sebanyak 1.315.016 orang.
"DP4 kita untuk Pilbup Bandung Barat 2024 itu mencapai 1.315.016 orang," kata Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman saat dikonfirmasi, Selasa 18 Juni 2024.
Ripqi menjelaskan, DP4 merupakan basis data untuk penyusunan daftar pemilih yang diterima KPU dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pemutakhiran data pemilih dengan mengacu pada DP4 tersebut.
"Untuk proses pemutakhiran data tersebut, kami saat ini sedang melakukan proses perekrutan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) yang akan berlangsung hingga 19 Juni mendatang," jelasnya.
Ripqi menyebut, pihaknya membutuhkan sekitar 4.808 petugas Pantarlih untuk melakukan pencoklitan dan pemutakhiran data tersebut.
"Perekrutan sudah dimulai, kita butuh 4.808 orang petugas. Tugasnya melakukan pencoklitan dan pemutakhiran data yang dasar datanya adalah DP4 dan nantinya akan ditetapkan sebagai DPS (daftar pemilih sementara)," sebutnya.
Tak hanya itu, sebut Ripqi, KPU KBB menargetkan partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024 bisa melampaui capaian Pilkada 2018. Menurutnya, saat itu partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak memilihnya hanya 77 persen dari jumlah pemilih tetap yang terdaftar.
"Partisipasi waktu Pilkada 2018 diangka 77 persen. Untuk Pilkada 2024 kita menargetkan 80-85 persen. Mudah-mudahan tercapai karena kemarin Pemilu itu mencapai 84 persen," ucapnya.
Ripqi mengaku optimistis target partisipasi memilih di Pilkada 2024 akan tetap tinggi. Hal itu dilihat dari antusiasme masyarakat saat penyelenggaraan Pemilu 2024.
"Itu menjadi tantangan untuk penyelenggara. Kita tetap optimis partisipasi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat tetap tinggi," ucapnya.
Tak hanya itu, pihaknya pun bakal meracik strategi jitu agar partisipasi datang ke tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada 2024 yang akan berlangsung November 2024 mendatang tetap tinggi.
Ripqi menyebut, pihaknya bakal melakukan sosialisasi dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat dari mulai Ormas, OKP hingga lembaga pendidikan.
"Oleh karena itu kita penyelenggara akan melakukan banyak inovasi untuk melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat tetap tinggi," sebutnya.
Editor : Doni Ramdhani

