Jenazah Penerjun Payung yang Jatuh di Pangandaran Sudah Ditemukan
Penerjun payung yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di Perairan Bojongsalawe, Pantai Pangandaran, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan di sekitar keramba Pantai Timur Pangandaran, Jumat 2 Januari 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Penerjun payung yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di Perairan Bojongsalawe, Pantai Pangandaran, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban ditemukan di sekitar keramba Pantai Timur Pangandaran, Jumat 2 Januari 2025.
Kepastian penemuan jenazah penerjun payung tersebut disampaikan oleh salah satu anggota Kantor SAR Bandung, Seni Wulandari.
“Betul sudah ditemukan,” ujar Seni saat dikonfirmasi.
Meski demikian, pihak SAR belum dapat menyampaikan secara rinci terkait kondisi maupun waktu pasti penemuan korban.
Sebelumnya, insiden kecelakaan terjun payung terjadi pada Selasa (30/12/2025) siang di Perairan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Dalam peristiwa tersebut, dua atlet terjun payung asal Kabupaten Bandung dilaporkan meninggal dunia setelah kehilangan kendali saat melakukan penerjunan.
Kecelakaan bermula dari kegiatan terjun payung yang melibatkan lima orang penerjun sekitar pukul 10.15 WIB. Para atlet terbang menggunakan pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha.
Namun, saat berada di ketinggian sekitar 10.000 kaki, terjadi perubahan arah angin yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menyebabkan para penerjun kehilangan kendali dan arah pendaratan, hingga akhirnya dua di antaranya terjatuh ke perairan.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan serta proses evakuasi korban.
Editor : Ahmad Sayuti

