Jisoo Beri Komentar Soal Comeback BLACKPINK Akhir Tahun Ini, Fans Curiga YG Sengaja Lakukan Sabotase
Fans curigaYG Entertainment sengaja lakukan sabotase pada comeback BLACKPINK yang dilakukan pada musim Natal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - YG Entertainment sebelumnya telah mengumumkan bahwa BLACKPINK akan melakukan Comeback pada bulan Desember mendatang.
Sebelum pengumuman ini, YG juga telah mengabarkan bahwa BLACKPINK tengah persiapan Comeback bulan November namun nyatanya diundur menjadi Desember.
Kemungkinan rincian tentang Comeback BLACKPINK ini telah memicu reaksi besar dari kalangan Fans.
Meskipun BLACKPINK telah melakukan tur dunia dan merilis proyek solo mereka sendiri, para Fans mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kurangnya konten Grup.
Hal ini dikarenakan BLACKPINK belum merilis album penuh sejak 2022 dan hanya merilis single 'JUMP' tahun ini.
Namun, tampaknya para Fans tidak perlu menunggu lebih lama lagi, mengingat dua bulan lagi BLACKPINK akan melakukan Comeback.
Baru-baru ini, YG Entertainment mengonfirmasi bahwa BLACKPINK akan syuting video musik baru.
Kini, sebuah video yang menampilkan Jisoo yang mengonfirmasi Comeback di bulan Desember menjadi viral.
Meskipun tidak disebutkan secara langsung apakah itu Comeback Grup atau solo, agensi tersebut mengumumkan bahwa para member sedang syuting video musik minggu ini.
Banyak yang berasumsi bahwa yang dimaksud adalah comebak Grup BLACKPINK yang sangat dinantikan.
"Jisoo sendiri telah mengonfirmasi Comeback di bulan Desember. Dan dia akan merekam video musiknya!," kata pengguna X.
Namun, saat berita dari Jisoo dibagikan, netizen menuduh YG Entertainment telah melakukan Sabotase terhadap Grup tersebut karena dengan merilisnya pada bulan Desember, lagu tersebut akan bersaing dengan daftar panjang lagu Natal populer yang tiba-tiba menarik banyak perhatian.
"Mereka benar-benar tidak takut pada apa pun karena siapa di dunia yang merilis musik pada bulan Desember."
"Siapa yang mengira merilis album pertama mereka dalam tiga tahun saat musim Natal adalah ide yang bagus, di mana lagu-lagu Natal mencapai 20 juta streaming harian…"
"Bukan mereka yang menyabotase diri mereka sendiri dengan merilisnya saat musim Natal."
"Apa mereka tidak belajar dari para pemburu iblis K-pop? Lagu-lagu Natal itu pasti akan membuat mereka terpukul. Blink dan solo, bersiaplah."
"Mereka cuma coba segala cara buat nge-Sabotase Grup itu biar mereka bisa bubar dengan damai."***
Editor : Irma Nurfajri


