Juara Dunia MotoGP, Quartararo Merasa Ada yang Aneh, 'Ini Seperti Mimpi'
Fabio Quartararo akhirnya memastikan diri juara dunia MotoGP 2021 usai balapan di Sirkuit Misano, Italia Minggu 24 Oktober 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Fabio Quartararo akhirnya memastikan diri juara dunia MotoGP 2021 usai balapan di Sirkuit Misano, Italia Minggu 24 Oktober 2021. Perasaannya bercampur aduk.
Quartararo mampu finis di posisi keempat meskipun memulai balapan pada posisi ke-15. Di sisi lain, sang rival utama rider asal Ducati, Francesco Bagnaia malah terjatuh ketika memimpin balapan di putaran ke-24.
Balapan sendiri pada akhirnya dimenangi Marc Marquez disusul Pol Espargaro dan Enea Bastianini.
Baca Juga: Quartararo Juara Dunia MotoGP, Joan Mir Beri Selamat: Kamu Layak Setelah Musim Luar Biasa!
Quartararo berhak atas titel juara dunia MotoGP dengan koleksi 267 poin, unggul 65 poin dari Bagnaia dengan MotoGP yang tinggal menyisakan dua seri di Portugal dan Valencia. Dia mencetak sejarah sebagai orang Prancis pertama yang berhasil menjadi juara dunia MotoGP.
“Saya seperti hidup dalam mimpi. Saya tak bisa berkata-kata. Ini situasi yang sangat aneh. Ini mimpi, perasaan yang sangat indah,” kata Quartararo setelah keberhasilan bersejarah itu seperti dikutip situs resmi MotoGP.
Bagnaia butuh mengungguli Quartararo tiga poin agar persaingan gelar juara dunia terus hidup. Dia sepertinya akan mewujudkannya dengan langsung memimpin sejak start. Saat itu, Quartararo start di posisi ke-15.
Baca Juga: PSIS 'Terguncang' Jelang Ladeni Persib, Imran Nahumarury Mundur
Dia dan rekan setimnya di Ducati, Jack Miller, melaju cepat di posisi terdepan. Sebaliknya, Quartararo sempat meluncur ke posisi ke-17.
Tapi nasib Ducati sepertinya menunjukkan tanda-tanda buruk ketika Jack Miller terjatuh di tikungan ke-15 saat balapan baru berlangsung empat putaran. Sejak itu, Marc Marquez selalu menempel Bagnaia.
Keduanya kemudian juga didekati rekan setim Marquez, Pol Espargaro yang hanya tertinggal dua detik. Sementara Quartararo sudah naik ke posisi kesembilan memasuki sembilan putaran.
Satu-persatu pembalap di depannya berhasil dilewati Quartararo. Di putaran ke-19, setelah bertarung ketat, dia naik ke posisi kelima, dengan melewati Aleix Espargargo.
Saat yang sama, kecepatan Bagnaia makin sulit dibendung Marquez. Hingga putaran ke-23 dari 27 lap, Bagnaia sudah unggul satu detik dari Marquez.
Baca Juga: Cetak Sejarah! Quartararo Juara MotoGP 2021, Begini Reaksi sang Rival Francesco Bagnaia
Tapi, itulah ujung perjuangan Bagnaia. Dia kemudian terjatuh di tikungan yang sama seperti saat Miller tumbang.
Inilah yang membuat Marc Marquez kemudian behasil merebut kemenangan ketiga musim ini, sekaligus untuk pertama kalinya Repsol Honda merebut podium 1-2 sejak di Aragon pada 2017.
Enea Bastianini yang start di posisi ke-16, kemudian merebut posisi ketiga dari Quartararo. Tapi, posisi keempat sudah cukup bagi pembalap Prancis itu untuk memastikan gelar juara dunia.***
Editor : inilahkoran


