Julius Josel Tak Menyesal Gabung Persib
Julius Josel Omkarsba takkan pernah menyesal dengan keputusannya membela Persib Bandung. Terlebih ia sudah mendapatkan kesempatan mencicipi Liga 1 2019.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Julius Josel Omkarsba takkan pernah menyesal dengan keputusannya membela Persib Bandung. Terlebih ia sudah mendapatkan kesempatan mencicipi Liga 1 2019.
Itu terjadi saat Persib mengalahkan Arema FC 3-0 dalam laga tunda Liga 1 2019, Selasa (12/11/2019) lalu. Josel bermain kurang dari tiga menit menggantikan Frets Listanto Butuan.
Menurutnya kesempatan yang diberikan akan membuatnya semakin lebih termotivasi menunjukan kemampuan terbaiknya. Sehingga ia bisa kembali mendapatkan kesempatan bermain.
"Meskipun saya tidak mendapatkan kesempatan bermain pun, saya tidak menyesal. Saya akan tetap berusaha karena akan membuka jalan," ujar Josel.
Josel mengatakan kerja keras menjadi kunci utama dalam menentukan karir pesepak bola. Karena itu ia akan terus berusaha menggapainya.
"Tapi karena ini adalah sebuah tim, kita juga harus ikuti pelatih. Kalau tidak ikut arahan pelatih pasti kita tidak kompak. Jadi harus sesuai kan dengan pelatih," tuturnya.
Pemain berdarah Papua ini bersyukur lantaran kehadirannya mendapatkan support dari para senior di Persib Bandung. Terutama Kim Jeffrey Kurniawan.
"Kim suka support. Apalagi kalau gim internal, meskipun tidak satu tim tapi tetap support. Dan sejak pertama saya gabung, dia yang support saya. Dia selalu bilang, 'tidak ada striker lokal, jadi kamu harus kerja keras dan buktikan'. Itu menjadi motivasi," ungkapnya.
Sementara untuk pemain asing, Josel mendapatkan dukungan dari Omid Nazari. Gelandang berkewarganegaraan Filipina itu memang sangat menyukai pemain muda.
"Kadang dia senang dengan pemain muda, dia senang sama gaya main saya, kadang saya support main saya," katanya.
Josel berharap mendapatkan pelajaran berharga selama bergabung dengan Persib Bandung. Sehingga kualitasnya di lapangan semakin meningkat.
"Kalau biasanya anak muda kalau bermain sama senior itu jadi canggung, kalau saya malah termotivasi, dia senior punya banyak pengalaman, prestasi, ketika saya main sama dia jadi termotivasi," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Bsafaat

