Jumlah Pengunjung Bioskop di Kota Bandung Masih Rendah

Jumlah pengunjung bioskop di Kota Bandung relatif sangat sepi sejak dibuka pada 9 Oktober lalu. Jumlah pengunjung yang datang jauh dari angka normal. 

Jumlah Pengunjung Bioskop di Kota Bandung Masih Rendah
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Jumlah pengunjung bioskop di Kota Bandung relatif sangat sepi sejak dibuka pada 9 Oktober lalu. Jumlah pengunjung yang datang jauh dari angka normal. 

Hal tersebut dikatakan langsung Kadisbudpar Kota Bandung Dewi Kenny Kaniasari saat di temui di Balai Kota Bandung, Senin (12/10/2020). 

"Jadi pengelola bioskop hanya membuka beberapa ruang teater saja, akibat masih sepinya jumlah pengunjung. Selain itu, bioskop tutup mengikuti jam operasional mal," kata Kenny. 

Dia mengaku, pihaknya melakukan pengawasan dan kunjungan ke sejumlah bioskop. Satu diantaranya di CGV Miko Mall kawasan Kopo, Kota Bandung. 

"CGV Miko Mall hanya membuka empat studio dari tujuh, dengan jumlah penonton setiap studio hanya diisi oleh tiga sampai 10 penonton saja. Sementara jam operasional sampai pukul 20.00 WIB," ucapnya. 

Protokol kesehatan yang telah dijalankan diakuinya relatif berjalan dengan baik. Serupa dengan CGV Miko Mall, CGV Paris Van Java yang berada di Paskal 23 masih minim penonton. 

"Di Paskal, dari 11 studio yang beroperasi hanya lima studio regulee dan beroperasi sampai pukul 18.30 WIB. Kita terus lakukan pengecekan protokol kesehatan untuk memudahkan tracking," ujar dia. 

Kenny menambahkan, kegiatan makan, minum dan tiket di setiap studio dilaksanakan pengunjung melalui vending machine yang dapat mengeluarkan barang seperti makanan dan minuman. 

"Menurut Perwal, bioskop tutup hingga pukul 24.00 WIB. Tetapi saat ini, tentu penutupan dilakukan lebih cepat yakni pukul 20.00 WIB karena memang masih sepi pengunjung," tandasnya. 

Diketahui, sembilan bioskop di Kota Bandung diberikan relaksasi. Diantaranya adalah CGV PVJ,  CGV Miko Mall, CGV BEC, CGV Paskal, CGV Metro Indah Mall, CGV Kings, XXI Ciwalk, XXI Ubertos dan Cineapolis Istana Plaza. (Yogo Triastopo) 


Editor : Doni Ramdhani