Junjung Tinggi Literasi Masyarakat, Dadang Supriatna Dukung Penuh Program Kabelat

Pemerintahan Kabupaten Bandung berkomitmen dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan lahirnya inovasi daerah  bertajuk Kampung Bedas Literat (Kabelat).

Junjung Tinggi Literasi Masyarakat, Dadang Supriatna Dukung Penuh Program Kabelat
Program Kabelat yang digagas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi, merupakan inisiatif berbasis komunitas yang dirancang untuk meningkatkan minat baca hingga ke tingkat RW.

INILAHKORAN, Soreang - Pemerintahan Kabupaten Bandung berkomitmen dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat. Hal ini ditunjukan dengan lahirnya inovasi daerah  bertajuk Kampung Bedas Literat (Kabelat).

Program Kabelat yang digagas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi, merupakan inisiatif berbasis komunitas yang dirancang untuk meningkatkan minat baca hingga ke tingkat RW.

Dalam pernyataannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menilai program Kabelat merupakan langkah strategis di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

"Sebagai kepala daerah, saya berkomitmen untuk terus mendorong penguatan program literasi melalui dukungan anggaran daerah, serta penguatan regulasi berupa Peraturan Bupati tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca,” kata Dadang Supriatna di Soreang, Senin 30 Juni 2025.
 
Kabelat bukan sekadar program, kata Dadang Supriatna, tetapi bagian integral dari visi besar Kabupaten Bandung dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, inklusif, dan partisipatif. 

"Melalui dukungan kebijakan dan kelembagaan, program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas," ujarnya.

Dikatan Dadang Supriatna, salah satu kekuatan utama program ini adalah kehadiran Bunda literasi RW, sosok penggerak literasi yang kini telah tersebar di 4.310 RW se-Kabupaten Bandung. 

"Para Bunda literasi ini aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan kreatif seperti mendongeng, permainan edukatif, sosialisasi budaya baca terintegrasi dengan Posyandu, serta kunjungan ke perpustakaan, yang semuanya bertujuan membudayakan literasi sejak dini di lingkungan keluarga dan masyarakat," katanya.

Dadang Supriatna juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan literasi yang berkelanjutan.


Editor : Doni Ramdhani