Kabupaten Bandung Miliki Bunga Desa untuk Menyerap Aspirasi Masyarakat

Kabupaten Bandung miliki inovasi unggulan dalam menyerap aspirasi masyarakat melalui program Bunga Desa yang diluncurkan Dadang Supriatna

Kabupaten Bandung Miliki Bunga Desa untuk Menyerap Aspirasi Masyarakat
Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan program Bunga Desa untuk memudahkan menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Bandung

INILAHKORAN,Bandung,- Pemerintah Kabupaten Bandung miliki Bunga Desa untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Bunga Desa yang dimiliki Kabupaten Bandung tentu saja bukanlah sosok gadis, melainkan program baru besutan Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk menyerap aspirasi masyarakatnya.

Program Bunga Desa yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai solusi menyerap aspirasi masyarakat adalah Bupati Ngamumule Desa (Bunga Desa).

Baca Juga: Longsor Pangalengan, Satu Orang Warga Meninggal Dunia

Program Bunga Desa tersebut diluncurkan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Desa Marga Mekar, Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, Bunga Desa merupakan upaya untuk mendengar aspirasi masyarakat secara lebih intim.

"Kami pemerintah daerah berkesempatan bersilaturahmi dengan para tokoh sekecamatan Pangalengan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan nanti akan menjadi suatu program,” kata Dadang, Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: Tertibkan Vila Liar di Puncak, Pemkab Bogor Ajukan Bankeu ke Pemprov DKI Jakarta

Menurutnya, dengan kegiatan Bunga Desa ini, Dadang mengaku mengetahui jjka Pangalengan memiliki Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial.

Namun memang masih banyak aspek yang harus dikembangkan, seperti bidang infrastruktur.

“Ternyata Pangalengan ini masih banyak kebutuhannya. Kita harus dorong berbagai program, terutama di bidang infrastruktur (jalan). Masih ada jalan hampir 20 KM lagi yang belum diperbaiki,” ujarnya.

Baca Juga: Relatif Potensial, Ridwan Kamil Sebut Sektor Ekonomi Kreatif Jabar Serap 3,8 Juta Tenaga Kerja

Tak hanya infrastruktur, bidang pendidikan juga menjadi isu yang perlu diperhatikan Pemkab Bandung.

“Kurangnya sarana pendidikan SMP dan SMA menjadi alasan pendidikan di Pangalengan. Tadi juga kami mendapat permintaan dari masyarakat setempat supaya ada perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Pangalengan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada para seniman untuk menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: Borneo FC dan Persib Saling Klaim Soal Indra Mustafa

“Semuanya akan kita kaji, termasuk aspirasi dari para seniman. Untuk menyempurnakan hal ini tentunya diperlukan langkah-langkah dan strategis yang tepat," ujar Dadang

"Dengan begitu Pangalengan akan lebih tumbuh dan bangkit kembali, sehingga ekonomi masyarakatpun akan turut meningkat,” pungkasnya.***(Dani R Nugraha)


Editor : inilahkoran