Kabupaten Bogor Butuh Kompetisi Mumpuni

Kabupaten Bogor memiliki infrasrukur sepak bola sangat baik. Namun, Bumi Tegar Beriman tidak memiliki klub yang berlaga di kancah nasional. Persikabo, dengan fans fanatik lebih dari 100 ribu orang pun

Kabupaten Bogor Butuh Kompetisi Mumpuni

INILAH, Bogor- Kabupaten Bogor memiliki infrasrukur sepak bola sangat baik. Namun, Bumi Tegar Beriman tidak memiliki klub yang berlaga di kancah nasional. Persikabo, dengan fans fanatik lebih dari 100 ribu orang pun hanya berkutat di kompetisi regional Jawa Barat.

 

Minimnya, gelaran kompetisi yang berjenjang menjadi masalah besar bagi persepakbolaan di Bumi Tegar Beriman. Hal inilah yang dikeluhkan pada pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) yang tergabung dalam Asosiasi Sepakbola Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Bogor.

 

Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) Askab PSSI Kabupaten Bogor 15 Desember 2018, isu ini menjadi pekerjaan besar bagi dua calon Ketua Askab Kabupaten Bogor Periode 2018-2022 Delif Subeki dan Junadedi Syamsudin.

 

Ketua Umum SSB Gelora Muda Cileungsi Yeyep menegaskan, kompetisi sepak bola di usia muda sangat minim di Kabupaten Bogor. Dia pun terpaksa mengikuti kompetisi di luar daerah yang notabene membutuhkan akomodasi cukup besar.

 

"Anak-anak bukan cuma latihan. Kami perlu kompetisi untuk meningkatkan jam terbang. Tapi di Kabupaten Bogor saat ini sangat minim," ujar Yeyep ditemudi di Mess Kabomania FC, Minggu (18/11/2018).

 

Bagi calon Ketua Askab Kabupaten Bogor Delif Subeki, SSB merupakan kawah candradimuka dalam pembibitan pemain sepak bola. Maka, SSB yang menjadi anggota Askab sepantasnya mendapatkan fasilitas yang layak dan disediakan kompetisi yang baik.

 

"Saat ini pembinaan cuma sampai U-13. Setelah itu tidak ada. Saya cuma mau menjalankan statuta PSSI pusat dimana kompetisi usia muda harus sistematis," kata dia.

 

Dia pun akan fokus dalam pembibitan pemain muda. Soal klub yang berlaga di kompetisi nasional, juga akan menjadi prioritas namun dia membutuhkan dukungan Pemkab Bogor.

 

"Sangat disayangkan. Kita punya Stadion Pakansari yang berstandar internasional. Tapi klub kita hanya berlaga di kompetisi regional. Ini akan dicari juga solusinya bagaimana. Tapi tetap kompetisi usia muda direncanakan dengan baik termasuk memberi pemahaman tentang rule of the game," tegasnya.

 

Delif optimis telah mendapat dukungan dari 32 Persatuan Sepakbola (PS) Anggota Askab Kabupaten Bogor jelang KLB dan telah meneken pakta integritas untuk memajukan sepakbola kabupaten bogor. Dengan jumlah itu, cukup baginya untuk duduk sebagai Ketua Askab Kabupaten Bogor empat tahun ke depan.


Editor : inilahkoran