Kades Pasir Jambu Asep Hamdani Ramaikan Bursa Calon Bupati dari Partai Gerindra

Kepala Desa Pasir Jambu, Kecamatan Pasir Jambu, Asep Hamdani turut meramaikan bursa bakal calon bupati Bandung pada pilkada September mendatang.  Asep mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Bandung di Partai Gerindra. 

Kades Pasir Jambu Asep Hamdani Ramaikan Bursa Calon Bupati dari Partai Gerindra
Kades Pasir Jambu, Asep Hamdani. (Dani R Nugraha)

INILAH, Bandung- Kepala Desa Pasir Jambu, Kecamatan Pasir Jambu, Asep Hamdani turut meramaikan bursa bakal calon bupati Bandung pada pilkada September mendatang.  Asep mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Bandung di Partai Gerindra. 

Asep mengaku, optimistis akan bisa lolos sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati Kabupaten Bandung pada Pilkada September mendatang, meski lawan yang akan dihadapinya terbilang berat.

"Kalau ingin maju itu harus optimistis manusia itu harus optimistis, kalau pesimis mana bisa maju," kata Asep, di Soreang, Rabu (8/1/2020).

Dikatakan Asep, untuk memuluskan niatnya itu, ia telah menggelar silaturahmi dengan para kepala desa yang ada di Kabupaten Bandung, Ia mengaku, hal tersebut bukan untuk deklarasi dirinya akan maju di Pilkada 2020. Namun demikian, berkumpulnya para kades itu untuk menindak lanjuti, menguatkan bahwa dirinya tidak main-main akan ikut pilbup.

"Silaturahmi saya dengan para kades itu  hanya menindak lanjuti, keberangkatan saya memberanikan diri untuk ikut menjadi kontestan pesta demokrasi. Kawan kawan para kades ini memberikan dukungan dan semangat kepada saya untuk maju," ujarnya.

Keseriusan Asep untuk berlaga di pesta demokrasi ini, ia sudah melayangkan lamaran ke partai Gerindra.

"Saya bukan neko-neko dan tidak main-main. Saya serius ikut akan menjadi kontestan. Apalagi jika sudah ditetapkan jadi calon, semoga Gerindra tertarik sama Asep Hamdani ini," katanya.

Asep mengaku, motivasinya maju untuk  jadi calon Bupati dan wakil bupati, salah satunya karena berangkat dari desa. 

"Tahu persis desa, posisinya, keadaannya, keinginannya, dan kultur masyarakatnya," ujarnya.

Saat ditanya apa artinya pemerintahan sekarang kurang perhatian dan pengetahuan terhadap desa, kata Asep, sebetulnya yang namanya manusia tetap memiliki rasa kurang.

"Saya tidak menjelekkan, kepala daerah sekarang sangat baik, mungkin jika saya nanti jadi akan menambahkan yang kurangnya," katanya.

Disinggung bagaimana jika tidak dapat rekomendasi dari Gerindra, apakah akan maju dengan jalur independen, Asep mengatakan, mudah-mudahan bisa mendapat rekomendasi.

"Rekan-rekan kepala desa punya kekuatan dan kewenangan bisa menghimpun kekuatan di desanya masing-masing. Mereka punya masa mudah-mudahan, itu bisa digunakan," ujarnya.(rd dani r nugraha).


Editor : Bsafaat