Kang Jaya Cup, Cegah Tawuran di Bulan Ramadan

Untuk mencegah tawuran dan mempererat silaturahmi dibulan suci Ramadan, Aji Jaya Bintara menggelar Ramadan Tournamen Kang Jaya Cup

Kang Jaya Cup, Cegah Tawuran di Bulan Ramadan

INILAHKORAN, Bogor - Untuk mencegah tawuran dan mempererat silaturahmi dibulan suci Ramadan, Aji Jaya Bintara menggelar Ramadan Tournamen Kang Jaya Cup di Samba Mini Soccer Jalan Sholeh Iskandar RT05/04, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal. 

Turnamen mini soccer ini diikuti 32 tim ini, akan berlangsung selama satu Minggu dan saat pembukaan dihadiri Asisten Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto di Bidang Matra Udara, Marsekal Muda TNI (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol pada Minggu 24 Maret 2024 petang.

Aji Jaya Bintara menuturkan, turnamen mini soccer ini digelar untuk mempererat silaturahmi dan juga sebagai wadah masyarakat untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga sepak bola.

"Potensi sepak bola di Kota Bogor ini sangat luar biasa, mereka butuh wadah untuk mengembangkan bakatnya. Untuk itu, kami sediakan wadahnya dengan cara menggelar turnamen atau kompetisi, khusus warga Kota Bogor," ungkap pria yang akrab disapa Kang Jaya kepada wartawan usai pertandingan pembukaan pada Minggu 24 Maret 2024 malam.

Kang Jaya menjelaskan, turnamen ini juga dimaksudkan mencegah hal-hal negatif yang terjadi dikalangan anak muda maupun remaja, seperti tawuran, kenakalan anak remaja dan lain sebagainya. 

"Jadi saya berharap melalui event positif seperti ini menjadikan generasi Kota Bogor menjadi generasi produktif, generasi emas dan peduli terhadap olahraga. Ya, karena olahraga itu kan mengajarkan kita spirit sportivitas, kompetitif dan lain-lain," jelas Kang Jaya.

Kang Jaya memaparkan, turnamen seperti ini tidak akan berhenti di sini, dan rencananya akan dilanjutkan setelah idul fitri 2024 dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi. 

"Sebetulnya tim atau peserta yang mendaftar sangat banyak, lebih dari 60 tim, artinya antusiasme warga begitu tinggi. Tapi kami batasi karena waktu yang tidak memungkinkan, sehingga akan kami lanjutkan nanti setelah lebaran. Ya, kalau saya mendapat amanah dan dipercaya oleh masyarakat menjadi walikota, tentu ini akan rutin dan pemerintah akan memfasilitasinya," paparnya.

Ia juga mengatakan, akhir pekan kemarin juga sempat blusukan ke jalan Suryakencana karena ada beberapa isu tawuran dan geng motor yang tertangkap oleh jajaran Polresta Bogor Kota.

"Saya berdiskusi dengan club motor dan remaja-remaja, mereka ingin ada perhatian dan wadah. Mereka ingin menjadi subjek pembangunan Kota Bogor buka hanya sebagai objek Pemkot Bogor. Maka ditekankan kembali, turnamen mini soccer ini adalah salah satu untuk mengurangi kenakalan remaja. Track record saya di dunia sepakbola buka baru-baru ini, tapi konsen saya sepakbola alat perjuangan para pemuda dan sepakbola menyatukan kita semua," tegasnya.

Sementara itu, Asisten Khusus Menhan RI Prabowo Subianto di Bidang Matra Udara, Marsekal Muda TNI (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol menuturkan, bapak Menhan RI pernah menyampaikan, bahkan di event olahraga tingkat manapun, apabila sepak bolanya belum juara, maka bisa dibilang belum hebat. Maka targetnya ingin Indonesia masuk dalam kejuaraan dunia.

"Ya, beliau pernah menyampaikan, setiap event olahraga, kalau bola belum juara. Ya, belum hebat. Konsep beliau ingin kita masuk dalam kejuaraan dunia. Maka dari itu sepak bola bola jangan bicara hebat, tapi teorinya harus tahu. Nah, dalam mini soccer ini, para pemain akan lebih all out daripada sepak bola. Jadi tidak ada bicara istirahat, apabila pada mini soccer ini hebat, maka dalam sepak bola pastinya lebih hebat. Maka sangat bagus adanya turnamen seperti ini, untuk mencari potensi di Kota Bogor khususnya. Jaga sportivitas, hindari benturan keras," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti