Korban Tertimbun Bencana Longsor di Cipongkor Berhasil Dievakuasi Meski Sempat Kesulitan

Evakuasi korban tertimbun bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin 25 Maret 2024 dini hari berjalan dramatis.

Korban Tertimbun Bencana Longsor di Cipongkor Berhasil Dievakuasi Meski Sempat Kesulitan

INILAHKORAN, Ngamprah - Evakuasi korban tertimbun bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin 25 Maret 2024 dini hari berjalan dramatis.

Pasalnya, dibutuhkan alat berat untuk melakukan evakuasi korban tertimbun. Namun, akses jalan menuju lokasi tak dapat dilalui dengan kendaraan roda empat.

Berdasarkan informasi, ada sejumlah warga yang tertimbun material bangunan rumah akibat bencana longsor yang terjadi Desa Cibenda. Satu korban dinyatakan selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Karena gak ada alat berat, warga terpaksa melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Satu korban yang tertimbun itu warga Kampung Gintung RT 03/04 Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor," kata salah seorang warga Desa Sirnagalih, Kecamatan Cipongkor, KBB, Jaja Suhendra (34), Senin 25 Maret 2024.

"Korban berhasil diangkat dengan selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat," sambungnya.

Menurutnya, masih ada korban lain yang tertimbun longsor, saat ini petugas Tim SAR, BPBD KBB, TNI/Polri dibantu relawan Tagana dan warga masih melakukan evakuasi korban tertimbun lainnya.

"Untuk warga yang terdampak banjir juga sudah mulai surut, warga yang terdampak juga sudah di evakuasi sebagian ke kantor Desa Cibenda," tuturnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari petugas BPBD KBB di lapangan, terdapat dua jembatan penghubung antar Desa Sirnagalih-Desa Cijambu terputus.

Wilayah Kampung Ciawi, Desa Sirnagalih terendam banjir dengan ketinggian air kurang lebih 3 meter dan 1 korban luka-luka dilarikan ke RS karena terendam.

Selain itu, bencana longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda menyebabkan 30 bangunan tergusur dan tertimpa tanah, 1 orang anak usia 6 tahun belum ditemukan 1 orang dewasa masih dalam evakuasi penyelamatan dari timbunan longsor.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti