Kantor ULP Digeledah, Pj Sekda Kota Bandung Pastikan Penyelenggaraan Pemerintah Tetap Berjalan

Penjabat Sekertaris Daerah Kota Bandung Dharmawan memastikan, proses pengadaan barang dan jasa tidak terpengaruh pasca penggeledahan kantor unit layanan pengadaan (ULP).

Kantor ULP Digeledah, Pj Sekda Kota Bandung Pastikan Penyelenggaraan Pemerintah Tetap Berjalan
Penjabat Sekertaris Daerah Kota Bandung Dharmawan memastikan, proses pengadaan barang dan jasa tidak terpengaruh pasca penggeledahan kantor unit layanan pengadaan (ULP).

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat Sekertaris Daerah Kota Bandung Dharmawan memastikan, proses pengadaan barang dan jasa tidak terpengaruh pasca penggeledahan kantor unit layanan pengadaan (ULP).

Pihaknya menegaskan, penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan baik. Ia juga memastikan, pengawasan terus dilakukan dengan maksimal dan menghormati proses hukum yang sedang dilakukan.

"Proses pengadaan barang dan jasa tidak terpengaruh, penyelenggaraan kegiatan ini masih berjalan. Kita pun melakukan pendampingan probity audit, salah satu probity itu kejujuran," kata Dharmawan, Kamis 11 Juli 2024.

Baca Juga : Aksi Demo Di Kejati Jabar, Tuntut PJ Bupati Bandung Barat dan ASN Majalengka Ditahan

Ia menuturkan, pihaknya masih menunggu terkait proses hukum yang sedang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung. Pihaknya pun, mengaku tidak mengetahui siapa pelaku dan kronologisnya.

"Ini kan baru proses penyelidikan, kita belum tahu siapa dan seperti apa. Tapi poinnya bahwa kita menghargai, menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh Kejari Bandung sekarang ini," ucapnya.

Kejari Bandung menggeledah kantor ULP di lingkungan Pemkot Bandung, Rabu 10 Juli 2024. Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi dengan modus pengaturan lelang proyek 2024.

Baca Juga : Kantor ULP Kota Bandung Digeledah Kejari, Pj Wali Kota : Hormati Proses Hukum

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB. Sebanyak 74 barang turut disita dari hasil penggeledahan mulai dari dokumen digital, handphone hingga laptop. *** 


Editor : Ahmad Sayuti